CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 19:15 WIB
ilustrasi. Orang yang suka chat alih-alih telepon ternyata memiliki kepribadian yang cukup unik. (CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kebiasaan lebih memilih chat daripada telepon ternyata bisa mencerminkan kepribadian seseorang. Di era serba digital, pola komunikasi ini semakin umum, terutama di kalangan yang merasa panggilan telepon terlalu menuntut atau kurang nyaman.
Dalam perspektif psikologi, preferensi memilih chat dibandingkan telepon dapat mencerminkan cara seseorang berpikir, mengelola emosi, hingga membangun hubungan sosial.
Melansir VegOut, berbagai teori komunikasi seperti Social Presence Theory, Media Synchronicity Theory, hingga Hyperpersonal Model menjelaskan bahwa setiap bentuk komunikasi memengaruhi bagaimana seseorang merasa, merespons, dan mengekspresikan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut beberapa ciri kepribadian orang yang lebih memilih chat dibandingkan telepon:
1. Cenderung reflektif dan butuh waktu berpikir
Orang yang lebih suka chat biasanya tidak impulsif dalam berbicara. Mereka cenderung ingin memikirkan kata-kata dengan matang sebelum merespons.
Pesan teks memberi jeda untuk membaca ulang, memperbaiki kalimat, dan memastikan maksud tersampaikan dengan tepat. Hal ini membuat mereka terlihat lebih terstruktur dalam berkomunikasi.
2. Sangat menjaga cara menampilkan diri
Komunikasi lewat chat memungkinkan seseorang mengontrol bagaimana dirinya terlihat oleh orang lain.
Tanpa tekanan ekspresi wajah atau nada suara, mereka bisa lebih selektif dalam memilih kata. Ini bukan berarti tidak autentik, melainkan lebih berhati-hati agar pesan tidak disalahartikan.
3. Menghindari kecanggungan
Bagi sebagian orang, percakapan telepon berpotensi terasa canggung, mulai dari jeda yang kikuk hingga saling memotong pembicaraan.
Chat menjadi solusi karena percakapan bisa berlangsung lebih rapi, tanpa tekanan untuk merespons secara instan. Ini membantu mereka merasa lebih nyaman dalam interaksi sosial.
4. Peka terhadap nada dan suasana
Mengutip Geediting, salah satu tantangan dari panggilan telepon adalah potensi salah menafsirkan nada bicara seseorang.
Hal ini karena telepon tidak menampilkan ekspresi wajah atau bahasa tubuh, melainkan hanya intonasi suara. Orang yang lebih suka mengirim pesan dibandingkan menelepon sering kali menginginkan waktu untuk memastikan mereka berkomunikasi dengan tepat.
5. Cenderung introvert atau sensitif
Orang yang introvert atau memiliki kecenderungan cemas secara sosial sering memilih chat karena terasa lebih aman.
Mereka bisa tetap terhubung tanpa harus menghadapi tekanan interaksi langsung. Menariknya, chat juga bisa menjadi "jembatan" untuk membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
6. Menghargai waktu dan batasan
Mengirim pesan dianggap lebih sopan dalam banyak situasi karena tidak memaksa orang lain untuk langsung merespons.
Orang dengan preferensi ini biasanya sadar akan batasan waktu-baik miliknya maupun orang lain. Mereka ingin tetap terhubung tanpa mengganggu.
7. Suka kejelasan dan jejak komunikasi
Chat memberikan rekam jejak yang bisa dilihat kembali kapan saja. Bagi sebagian orang, hal ini penting untuk memastikan detail yang tidak mudah terlupakan, mulai dari janji temu hingga percakapan penting.
Hal ini mencerminkan sifat yang cenderung teliti dan terorganisasi.
8. Suka menjaga hubungan
Meski terlihat sederhana, orang yang memilih chat sering kali justru punya cara tersendiri dalam menjaga hubungan.
Mereka menggunakan chat untuk komunikasi sehari-hari, tetapi tetap memanfaatkan media lain seperti telepon atau tatap muka untuk percakapan yang lebih emosional. Dengan kata lain, mereka tidak menghindari kedekatan, hanya memilih cara yang lebih nyaman.
(nga/tis)
Add
as a preferred source on Google


















































