Kelar Iduladha Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp100 Ribu per Kg

7 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga sejumlah komoditas pangan di beberapa pasar di Jakarta terpantau masih mahal usai Iduladha 2026, salah satunya cabai-cabaian. Cabai rawit merah tembus Rp100 ribu per kilogram (kg).

Mengacu laman Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga rata-rata nasional cabai rawit merah adalah Rp68.883 per kg pada Rabu (3/6) dengan Harga Acuan (HA) yang dipakai pemerintah adalah Rp57 ribu per kg.

Sementara, harga rata-rata nasional cabai merah keriting adalah Rp50.984 per kg dengan HA yang dipakai pemerintah adalah Rp55 ribu per kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat pada Kamis (4/6), harga cabai rawit merah dijual Rp100 ribu dari semula Rp80 ribu per kg. Sementara itu, cabai merah keriting dibanderol seharga Rp80 ribu yang sebelumnya Rp50 ribu per kg.

Adi, seorang pedagang di pasar tersebut menjelaskan harga cabai-cabaian baru turun sedikit sejak Iduladha 2026 lalu.

"Harga cabai-cabaian baru turun sekitar Rp10 ribu per kg lah, sejak naik pas Lebaran kemarin. Kalau cabai rawit sekarang Rp100 ribu (per kg), cabai merah (keriting) sekarang Rp80 ribu (per kg)," ungkapnya saat ditemui CNNIndonesia.com, Kamis (4/6).

[Gambas:Youtube]

Selain cabai-cabaian, Adi juga menyebut harga bawang merah dan bawang putih masih tinggi. Mengacu situs SP2KP, harga rata-rata nasional bawang merah adalah Rp48.436 per kg dengan HA yang dipakai pemerintah Rp41.500 per kg.

Untuk harga rata-rata nasional bawang putih adalah Rp34.332 per kg dengan HA yang dipakai pemerintah Rp38 ribu per kg.

Harga yang dijual lebih tinggi dibandingkan data tersebut. Saat ini, Adi menjual bawang merah seharga Rp70 ribu dari semula Rp50 ribu per kg, sedangkan bawang putih dijual Rp60 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu per kg.

Meski begitu, harga telur ayam ras telah turun, sedangkan daging ayam ras masih stabil. Mengacu situs SP2KP, harga rerata nasional telur ayam ras turun menjadi Rp27.957 per kg dengan HA yang dipakai pemerintah adalah Rp30 ribu per kg.

Seorang pedagang berbagai telur bernama Fiki mengatakan harga telur ayam ras saat ini telah turun menjadi Rp27 ribu dari semula Rp28 ribu sampai Rp29 ribu per kg.

"Telur ayam sih udah turun sedikit ya, sekarang Rp27 ribu (per kg), kemaren-kemaren mah Rp28 ribu sampai Rp29 ribu (per kg)," kata Fiki.

Ito, pedagang daging ayam ras di pasar tersebut menyebut harga sama seperti sebelumnya. Saat ini daging ayam ras dijual dengan harga Rp45 ribu per ekor.

"Ayam masih sama sekarang, seekor (dijual) Rp45 ribu (per ekor). Saya juga jual yang gedean dikit (seharga) Rp55 ribu (per ekor)," sebutnya.

Hal yang sama juga terjadi di Pasar Kodam Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Harga cabai rawit merah dijual Rp100 ribu dari semula Rp90 ribu per kg, sedangkan harga cabai merah keriting Rp75 ribu yang sebelumnya dijual Rp60 ribu per kg.

Bawang merah dibanderol Rp75 ribu dari sebelumnya Rp60 ribu per kg dan bawang putih kini berada di angka Rp60 ribu dari semula Rp50 ribu per kg.

Sum, pedagang berbagai bahan pokok di pasar tersebut menerangkan beberapa harga masih bertahan tinggi sejak sebelum Lebaran.

"Ini masih mahal semua mas, cabai rawit (merah), cabai merah (keriting). Bawang-bawangan juga masih tinggi belum turun," ungkap Sum.

Namun, ia mengatakan harga daging ayam ras cenderung masih stabil, yakni Rp45 ribu per kg.

Harga telur ayam ras di pasar tersebut juga telah turun tipis. Karo pedagang telur ayam ras menyebutkan harganya telah turun menjadi Rp28 ribu per kg.

"Nah, kalau telur ayam (ras) ini udah turun mas jadi Rp28 ribu per kg, sebelumnya saya jual Rp29 ribu per kg," sebutnya.

(fln/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |