Kulit Seperti Terbakar, Remaja Ini Berendam Berhari-hari di Kolam

1 hour ago 6

CNN Indonesia

Sabtu, 29 Agu 2026 15:00 WIB

Seorang remaja India terbiasa berendam di kolam selama berhari-hari untuk melawan sensasi terbakar yang dirasakan kulitnya. Ilustrasi. Seorang remaja India terbiasa berendam di kolam selama berhari-hari untuk melawan sensasi terbakar yang dirasakan kulitnya. (iStockphoto)

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di Murshidabad, Bengal Barat, India menghabiskan waktunya dengan berendam di dalam kolam. Kebiasaan ini telah dilakoninya selama lima tahun ke belakang.

Mengutip Times of India, menurut penduduk setempat, remaja bernama Iqbal Sheikh itu berendam di dalam kolam siang dan malam. Terkadang, ia berendam hingga lima hari berturut-turut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan tanpa alasan, Sheikh mengaku berendam untuk 'mendinginkan' kulitnya yang terus terasa panas saat berada di daratan. Saat kulitnya menyentuh udara usai terpapar air dalam waktu lama, Sheikh merasakan sensasi terbakar yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Rasa lega hanya bisa didapatnya saat ia nyemplung ke dalam kolam.

Sheikh pun bertahan hidup di dalam kolam dengan nasi pipih (chire) dan biskuit pemberian penduduk setempat saat dirinya berendam di dalam kolam.

Keluarganya dilaporkan sempat membawa Sheikh ke pusat layanan kesehatan setempat. Namun, Sheikh tak menerima perawatan yang layak. Alhasil, Sheikh memilih untuk tetap berendam di dalam kolam.

Apa yang terjadi pada Sheikh menjadi semacam tontonan. Warga setempat berkumpul di sekeliling kolam. Beberapa hanya menonton, beberapa yang lain membawa makanan dan bantuan.

Kini, warga setempat tengah saling berkoordinasi untuk memberikan perawatan medis bagi Sheikh.

Kabar mengenai Sheikh ramai di media sosial melalui sebuah video yang muncul di Instagram. Dalam beberapa video, Sheikh juga terlihat berinteraksi dengan penonton.

Dikaitkan dengan eritromelalgia

Seorang warganet berkomentar soal penyakit langka bernama eritromelalgia. Nama terakhir merujuk pada kondisi medis yang membuat pengidapnya merasa kulitnya seperti terbakar.

"Saya mengidap gangguan ini, eritromelalgia. Rasanya seperti terbakar hidup-hidup, seperti neraka sungguhan," tulisnya.

[Gambas:Instagram]

Menukil laman Cleveland Clinic, eritromelalgia merupakan gangguan medis langka yang dapat memengaruhi kaki, tangan, dan area tubuh lainnya. Kondisi ini terjadi akibat aliran darah berlebih yang membuat gejala kambuh secara periodik.

Eritromelalgia merupakan kondisi kronis. Artinya, kondisi ini akan menetap seumur hidup.

Gejala eritromelalgia sendiri meliputi sensasi terbakar pada kulit yang memburuk seiring waktu berjalan. Umumnya, kondisi ini menyerang bagian kaki dan tangan.

Berikut gejala lengkap eritromelalgia:

- peningkatan suhu kulit,
- sensasi terbakar pada kulit,
- kulit kemerahan,
- gatal,
- lebih banyak berkeringat di area tertentu,
- pembengkakan,
- kulit lembut dan berbintik-bintik,
- sensasi kesemutan.

Gejala bisa terjadi di satu sisi atau kedua sisi tubuh. Gejalanya dapat bervariasi dari ringan hingga berat.

Serangan gejala biasanya terjadi saat suhu tubuh meningkat secara tiba-tiba. Misalnya saat mengonsumsi kafein, alkohol, makanan pedas, serta dehidrasi dan mengalami stres.

(asr)

placeholder

Read Entire Article
| | | |