CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 15:05 WIB
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2027 digelar untuk menyelaraskan target kinerja agar sejalan dengan visi, misi, serta arah kebijakan UT. (Universitas Terbuka)
Jakarta, CNN Indonesia --
Universitas Terbuka (UT) menyusun arah kinerja masa depan melalui Workshop Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun Anggaran 2027 pada Senin (9/2).
Workshop ini melibatkan pimpinan universitas, fakultas, hingga unit kerja strategis. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan target kinerja seluruh unit agar sejalan dengan visi, misi, dan arah kebijakan UT.
Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan target kinerja seluruh unit agar sejalan dengan visi, misi, serta arah kebijakan UT dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum UT, Adrian Sutawijaya menegaskan penyusunan RKT merupakan fondasi strategis untuk menentukan efektivitas program dan capaian kinerja universitas ke depan.
Oleh karena itu, keterlibatan seluruh unsur unit kerja secara profesional diperlukan. Selain itu, perlu ada sosialisasi RKT hingga ke level pegawai agar setiap individu memahami kontribusinya dalam pencapaian target universitas.
"RKT harus menjadi bagian integral dari kontrak kinerja pimpinan unit. Karena itu, penyusunannya perlu selaras dengan Renstra UT, indikator kinerja utama, serta program strategis universitas," ujar Adrian dalam sambutannya.
Adrian juga menekankan pentingnya integrasi perencanaan agar setiap program dan anggaran benar-benar mendukung capaian kinerja yang telah ditetapkan.
Terkait hal ini, Sekretaris UT Kurnia Ndariyana, menyatakan UT sudah melakukan sinkronisasi perjanjian kinerja unit dengan renstra terbaru.
Menurut Kurnia, RKT 2027 berfokus pada penajaman target kinerja yang terukur serta pemahaman yang sama terkait definisi operasional dan formula pengukuran indikator kinerja program strategis.
Selain itu, UT juga sudah mengembangkan aplikasi perencanaan kinerja yang terintegrasi dengan renstra. Berbagai capaian target dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi ini. Tak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dari sisi kinerja.
"Pengukuran kinerja menjadi krusial karena di dalamnya terdapat capaian yang akan ditagihkan kepada setiap unit. Karena itu, pemahaman atas indikator dan cara pengukurannya harus betul-betul dicermati," kata Kurnia.
RKT sendiri merupakan turunan langsung dari renstra lima tahunan dan menjadi pedoman utama arah kinerja tahunan. Dalam penyusunan RKT 2027, setiap kegiatan dan anggaran wajib berkontribusi langsung terhadap indikator kinerja strategis universitas.
Workshop ini juga menjadi bagian untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 16 mengenai tata kelola institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif.
Pasalnya, kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi unit-unit kerja agar bisa menyelaraskan berbagai program strategis, memperkuat sinergi lintas unit, hingga memastikan keberlanjutan kebijakan universitas.
Penyusunan RKT ini menunjukkan peran UT sebagai perguruan tinggi adaptif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh. Ini merupakan fondasi penting agar akses pendidikan berkualitas tanpa batas bisa dirasakan hingga ke pelosok Indonesia.
(rti/rti)















































