Mendag Ungkap Transaksi Belanja Nasional RI 2025 Tembus Rp393,78 T

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mencatat total transaksi Program Belanja Nasional 2025 mencapai Rp393,78 triliun.

Capaian tersebut berasal dari rangkaian program belanja yang digelar sepanjang 2025 untuk menjaga pasar domestik sekaligus mendorong partisipasi industri dalam negeri dan UMKM.

Budi mengatakan berbagai program belanja nasional dirancang untuk menciptakan dan mengamankan pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri, melalui penguatan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi salah satu tugas utama kami adalah bagaimana kita menciptakan pasar dan mengamankan pasar yang ada, baik di dalam negeri maupun bagaimana kita bisa menguasai pasar di luar negeri," ujar Budi dalam konferensi pers di Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan program-program belanja nasional dijalankan melalui kolaborasi pemerintah dengan pelaku usaha agar pasar domestik yang besar dapat diisi oleh produk dalam negeri dan UMKM.

Menurut Budi, pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan pasar berjalan seiring dengan penguatan industri nasional.

Sejumlah program mencatat kontribusi transaksi besar terhadap total capaian. Program Friday Mubarak membukukan transaksi Rp72,3 triliun, disusul Program Holiday Sale sebesar Rp69,2 triliun, serta Program EPIC Sale yang mencapai Rp54,88 triliun.

Selain itu, program lain seperti Merdeka Madness sebesar Rp44 triliun, Harbolnas Rp36,4 triliun, Bina Diskon Lebaran Rp32,7 triliun, Indonesia Shopping Festival Rp23,3 triliun, BINA-HBD Indonesia Rp30 triliun, dan BINA Indonesia Great Sale Rp31 triliun turut menopang capaian transaksi sepanjang 2025.

"Momentum-momentum ini seperti Harbolnas dan Bina Diskon Lebaran juga membuktikan bahwa pasar di dalam negeri ini cukup sehat dan terjaga," kata Budi.

Menjelang Ramadan dan Lebaran 2025, pemerintah berencana kembali menggulirkan program belanja nasional. Budi menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk memulai program Bina Lebaran dalam waktu dekat.

"Nanti dalam rangka Lebaran kita juga akan mengadakan Bina Lebaran. Kami sudah berkomunikasi dengan HIPPINDO (Himpunan Perital dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia), mudah-mudahan dalam waktu dekat kita segera memulai program tersebut," ujarnya.

Selain mendorong transaksi, program belanja nasional juga diarahkan untuk memfasilitasi UMKM. Sepanjang 2025, fasilitasi dilakukan melalui penguatan daya saing terhadap 34.745 UMKM, perluasan akses pasar bagi 2.222 UMKM, serta peningkatan penggunaan produk lokal oleh 1.389 UMKM.

Secara keseluruhan, 38.356 UMKM tercatat mendapat fasilitasi dengan total potensi transaksi Rp170,6 miliar.

[Gambas:Video CNN]

(del/ins)

Read Entire Article
| | | |