CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 09:45 WIB
Ilustrasi. Awas makan durian setelah makan gulai bisa berbahaya untuk tubuh. (iStockphoto/SEE D JAN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mitos soal makanan kerap membuat banyak orang waswas. Salah satunya anggapan bahwa makan durian setelah menyantap sate atau gulai kambing bisa memicu stroke.
Benarkah kombinasi ini memang berbahaya bagi kesehatan?
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, meski juga tidak bisa dimaknai secara harfiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, makan durian setelah konsumsi gulai kambing tidak serta-merta membuat seseorang langsung terserang stroke saat itu juga.
"Bukan berarti sekali makan langsung stroke saat itu juga, tapi kombinasi keduanya itu memang 'bom' bagi tubuh," kata Budi, mengutip Detik.
Menurut Budi, masalahnya terletak pada kandungan gizi dari kedua jenis makanan tersebut. Olahan daging kambing seperti sate dan gulai dikenal tinggi lemak jenuh dan garam, terutama dari bumbu serta kuahnya.
Sementara durian mengandung lemak dan gula yang cukup tinggi.
"Sate dan gulai kambing itu tinggi lemak jenuh dan garam, sedangkan durian itu tinggi lemak dan gula," ujarnya.
Ketika dikonsumsi bersamaan, kombinasi ini dapat memicu lonjakan tekanan darah dan gula darah. Kondisi tersebut membuat kerja tubuh menjadi jauh lebih berat, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
"Kalau dimakan sekaligus, kasihan tubuh kita kerjanya jadi berat banget," tambahnya.
Karena itu, Budi menyarankan agar durian tidak dijadikan sebagai hidangan penutup setelah menyantap olahan kambing. Dia pun membagikan tips agar tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa mengorbankan kesehatan.
"Saya punya tips biar tetap bisa makan enak tapi aman. Kalau lagi pengen sate atau gulai, saya cuma makan dagingnya. Kuah lemak dan bumbunya saya pinggirkan," jelasnya.
Untuk pencuci mulut, Budi menyarankan memilih buah yang segar, tinggi air, dan rendah gula. Semangka menjadi salah satu contoh yang ia rekomendasikan.
"Terus penutupnya apa? Jangan durian dong. Pilih buah yang segar, banyak airnya, dan rendah gula seperti semangka. Jadi duriannya disimpan buat besok-besok saja. Jangan ditumpuk hari ini semua," tutup Budi.
(tis/tis)

















































