Jakarta, CNN Indonesia --
Bank Mega Syariah mencatat pembiayaan haji khusus, yakni Flexi Mitra Mabrur per 31 Desember 2025 melonjak lebih dari 180 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini juga diiringi oleh peningkatan jumlah nasabah (number of accounts/NoA) sebesar lebih dari 168 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Digital Business & Product Management Division Head Benadicto Alvonzo Ferary mengatakan pertumbuhan signifikan pada produk Flexi Mitra Mabrur mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap solusi pembiayaan tanpa agunan untuk porsi Haji Khusus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan hingga 180 persen ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat Flexi Mitra Mabrur sebagai solusi untuk mengatur cash flow dalam mempersiapkan ibadah haji khusus secara terencana. Dengan skema yang sesuai prinsip syariah dan proses yang dimudahkan, nasabah dapat mengamankan porsi haji tanpa harus menunggu dana terkumpul utuh di awal," ujar Benadicto dalam keterangan resmi, Rabu (11/2).
Benadicto menjelaskan bahwa keunggulan utama Flexi Mitra Mabrur terletak pada kemudahannya, di mana nasabah mendapatkan jasa pengurusan pendaftaran porsi Haji Khusus melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) rekanan yang aman dan terpercaya.
Selain itu, produk ini menawarkan limit pembiayaan hingga Rp65 juta per porsi dengan jangka waktu yang fleksibel hingga 36 bulan.
"Keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas kami. Oleh karena itu, kami memberikan coverage asuransi jiwa 100 persen bagi nasabah pembiayaan ini. Kami juga bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) pilihan untuk memastikan proses pendaftaran porsi Haji Khusus berjalan lancar sesuai regulasi," tambah Benadicto.
Ke depan, Bank Mega Syariah optimis segmen pembiayaan jasa ini akan terus tumbuh positif. Melalui akad Ijarah Multijasa, Bank Mega Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan kemudahan bagi nasabah dalam mewujudkan niat ke Tanah Suci dengan cara yang sesuai prinsip syariah.
"Kami melihat kebutuhan akan layanan Haji Khusus tetap tinggi. Dengan sinergi ekosistem yang kuat dan layanan yang transparan, kami berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat untuk menyempurnakan rukun Islam mereka," tutupnya.
(ldy/ins)
















































