Jakarta, CNN Indonesia --
Pemain Persib Bandung Layvin Kurzawa berterima kasih kepada para pendukung yang sudah memberikan dukungan maksimal untuk klub khususnya di AFC Champions League (ACL) Two.
"Terima kasih kepada kalian, para pendukung kami. Seperti Anda, kami para pemain, berjuang sampai akhir. Kami memberikan segalanya di lapangan, dan Anda mendukung kami," ucap Kurzawa di akun Instagram.
"Kita belajar dari segalanya, bahkan dari apa yang tidak selalu terjadi dengan bola di kaki kita. Bersama-sama, mari kita terus memberikan yang terbaik untuk sisa musim ini," kata Kurzawa menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegagalan Persib melangkah ke babak perempat final ACL Two ternoda dengan tingkah segelintir suporter yang hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) malam WIB.
Sejumlah suporter turun ke lapangan tidak lama setelah wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani, meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Suporter yang masuk ke lapangan itu berlari ke arah lapangan. Situasi itu membuat pemain Ratchaburi dan korps baju hitam langsung berlari masuk ke ruang ganti Stadion GBLA.
Aksi sebagian kecil suporter itu coba dihalau oleh para pemain Maung Bandung yang meminta suporter kembali ke tribune. Bahkan Kurzawa bersama Dedi Kusnandar dan pelatih Persib Bojan Hodak ikut turun tangan mencegah aksi yang tidak seharusnya dilakukan oleh suporter tersebut.
Persib harus menerima kenyataan pahit di laga ini. Tim asuhan Bojan Hodak tersingkir di babak 16 besar meski berhasil meraih kemenangan 1-0 di hadapan publik sendiri berkat gol Andrew Jung pada leg kedua.
Kemenangan dengan skor 1-0 ini tidak cukup. Hal ini lantaran Persib kalah dengan skor mencolok 0-3 pada pertemuan pertama di markas Ratchaburi.
(rhr/rhr/jun)


















































