PHE OSES Mulai CEOR Offshore Pertama di Indonesia

10 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) resmi memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis polimer di Lapangan Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES).

Langkah ini menjadi tonggak baru karena merupakan penerapan teknologi CEOR lepas pantai pertama di Indonesia untuk meningkatkan produksi minyak dari lapangan yang telah memasuki fase mature.

Peresmian ditandai dengan seremoni injeksi perdana polimer yang digelar di RDTX Square, Jakarta, Rabu (8/7). Acara tersebut dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Sunaryanto, General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, serta jajaran komisaris dan direksi Pertamina Group.

Sebelum memasuki tahap implementasi, proyek CEOR di Lapangan Rama telah melalui serangkaian kajian menyeluruh. Proses tersebut meliputi studi subsurface, analisis laboratorium, perancangan teknik dan operasional offshore, hingga evaluasi keekonomian dan manajemen risiko.

Selain itu, teknologi ini juga menjalani proses asesmen dan peninjauan bersama para ahli Enhanced Oil Recovery (EOR) dari SKK Migas dan Pertamina. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek dari sisi teknis, operasional, maupun aspek keselamatan.

CEOR di Lapangan Rama tidak hanya inovasi yang berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh data operasional, pembelajaran teknis, serta validasi kinerja teknologi sebagai landasan pengembangan implementasi CEOR secara full field pada masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, teknologi polymer flooding diterapkan denganmenginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir untuk meningkatkan sweep efficiency, sehingga minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan dapat terdorong menuju sumur produksi secara lebih optimal.

PertaminaFoto: Arsip Pertamina

Metode ini merupakan salah satu teknologi EOR untuk meningkatkan recovery factor tahap lanjut pada lapangan-lapangan minyak yang telah memasuki fase mature.

"Lapangan mature bukan aset yang selesai, namun membutuhkan inovasi dan pendekatan baru. Hari ini, melalui Chemical Enhanced Oil Eecovery (CEOR), kita sedang memberikan "terapi" baru bagi reservoir kita, memperpanjang usia produktifnya, dan membuktikan bahwa aset-aset puluhan tahun masih mampu berkontribusi besar bagi ketahanan energi nasional," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Injeksi polimer di Lapangan Rama ini merupakan simbol transformasi cara berpikir. Ketahanan energi nasional tidak hanya dibangun dengan menemukan cadangan baru, namun dengan memaksimalkan setiap aset, melalui penerapan inovasi dan teknologi.

"Pada akhirnya, teknologi bukanlah tujuan. Teknologi adalah cara kita menjaga amanah bangsa. Amanah untuk memastikan energi tetap tersedia. Amanah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Amanah untuk memastikan Pertamina terus memainkan perannya sebagai Soko Guru Energi Indonesia," lanjut Simon.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut injeksi perdana polimer di Lapangan Rama sebagai pencapaian penting bagi industri hulu migas nasional.

"Momen ini menandai tonggak penting dalam penerapan teknologi EOR untuk mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan migas lepas pantai yang telah memasuki fase mature. Kami berharap CEOR mampu memberikan hasil recovery factor yang baik, dan berdampak pada meningkatnya lifting minyak nasional," kata Djoko Siswanto.

PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga tahun 2030. Keberhasilan implementasi CEOR ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan teknologi EOR dan membuka peluang penerapan teknologi chemical EOR di lapangan-lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia, sehingga mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Bagi Pertamina Group, implementasi CEOR ini menunjukkan komitmen Perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang andal, selamat, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |