Piala Dunia 1930: Ide Awal dari Olimpiade hingga Uruguay Juara Pertama

1 hour ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejarah Piala Dunia yang dimulai pada 1930 tidak lepas dari ide asal turnamen dan diliputi banyak kendala.

Tersurat ide awal, penolakan peserta, tim yang pertama juara, hingga penamaan 'Piala Dunia' yang melekat hampir satu abad lamanya.

Sepak bola internasional sebenarnya sudah eksis lebih dulu sebelum lahirnya Piala Dunia. Olimpiade 1900 jadi turnamen resmi sekaligus inspirasi konsep Piala Dunia modern. Berstatus laga amatir, pesertanya pun hanya tiga tim dan juga membawa nama klub alih-alih tim nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga dua dekade kemudian, Presiden Ketiga FIFA, Jules Rimet meluncurkan ide 'Piala Dunia' untuk mempertemukan tim nasional lintas benua dalam lingkup profesional.

Berdasarkan situs History, FIFA mengumumkan edisi pertama Piala Dunia yang bergulir 1930 pada 26 Mei 1928. Uruguay dipilih jadi tuan rumah Piala Dunia pertama.

Sebenarnya beberapa negara seperti Italia, Swedia, Belanda, Spanyol, dan Hungaria juga mengajukan sebagai tuan rumah, tapi belakangan mereka mundur hingga akhirnya FIFA mengumumkan Uruguay yang jadi penyelenggara.

Ada alasan lain FIFA memilih Uruguay karena negara di Amerika Selatan itu memenangkan medali emas dalam cabang olahraga sepak bola secara beruntun pada Olimpade 1924 dan 1928.

Uruguay dianggap jadi negara terbaik dalam urusan sepak bola pada waktu itu. Plus tahun 1930 jadi perayaan satu abad kemerdekaan Uruguay.

Sebagai Piala Dunia perintis, FIFA mengadaptasi format kompetisi dari Olimpiade, dan Piala Dunia 1930 adalah satu-satunya yang tanpa kualifikasi. Alhasil, peserta ditentukan dari negara yang sudah terafiliasi dengan FIFA. Undangan disebar ke 16 negara

Namun mimpi besar Jules Rimet itu sempat mendapat pertentangan. Sebab tim-tim Eropa yang diundang keberatan menyeberang samudera untuk hadir langsung di Montevideo, ibu kota Uruguay yang jadi lokasi Piala Dunia 1930.

Namun belakangan tim-tim Eropa tetap berangkat juga meski baru mempersiapkan tim dua bulan sebelum acara. Dari 16 negara yang diundang, sebanyak 13 tim akhirnya ikut serta.

Jepang dan Thailand yang diundang FIFA memutuskan mundur karena jarak perjalanan terlampau jauh dan memakan biaya besar. Mesir juga mengundurkan diri karena kapal yang semestinya mengangkut rombongan bermasalah akibat badai dahsyat di laut Mediterania.

Alhasil Piala Dunia 1930 diikuti oleh tim dengan jumlah ganjil. Mereka adalah Uruguay, Argentina, Brasil, Bolivia, Cile, Paraguay, Peru, Meksiko, Amerika Serikat, Belgia, Prancis, Rumania, dan Yugoslavia.

Penyelenggara membagi empat grup di babak penyisihan. Juara dari masing-masing grup berhak lolos ke semifinal. Uruguay, Yugoslavia, Argentina, dan Amerika Serikat adalah tim yang berhasil melaju ke babak empat besar. Mereka sama-sama menorehkan catatan sempurna dengan sapu bersih kemenangan di babak penyisihan.

Argentina dan Uruguay terlalu dominan di semifinal. Mereka sama-sama menang 6-1 dan melenggang ke babak final. Di partai puncak, Uruguay menang 4-2 atas Argentina sekaligus jadi juara pada Piala Dunia pertama.

Setelah Piala Dunia 1930 selesai, barulah FIFA meramu format kompetisi yang lebih terstruktur. Piala Dunia 1934 jadi ajang pertama yang menerapkan sistem kualifikasi yang terus berlanjut hingga kini.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jun)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |