Presiden Guterres Meninggal, Pernah Pimpin Perang Gerilya Timor Leste

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden keempat Timor Leste Francisco 'Lu-Olo' Guterres meninggal dunia pada usia 71 tahun, Minggu (21/6).

Pihak keluarga menyatakan Guterres meninggal di Rumah Sakit Prince Court, Malaysia, "setelah menerima perawatan medis intensif."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepergiannya merupakan kehilangan bagi istri, anak-anak, dan seluruh keluarganya, bagi Fretilin, bagi rekan-rekannya dalam perjuangan, dan bagi semua orang yang berbagi mimpi dan pembangunan Timor Timur yang merdeka, demokratis, dan berdaulat bersamanya," demikian pernyataan keluarga Guterres.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui unggahan di media soisal X menyampaikan belasungkawa.

"Saya turut berduka atas wafatnya mantan Presiden Timor-Leste Francisco Guterres. Atas nama Malaysia, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya dan rakyat Timor-Leste," tulis Anwar pada Senin (22/6).

Anwar mengatakan Guterres merupakan tokoh yang berasal dari generasi yang memperjuangkan kemerdekaan Timor Leste. Ia bertahun-tahun terlibat dalam gerakan perlawanan, di mana ia dikenal sebagai Lú-Olo.

Lu Olo merupakan singkatan dari Lucas Olo atau Lucas Sang Elang.

Profil Francisco Guterres

Guterres merupakan presiden Timor Leste pada periode 2017-2022. Ia presiden dari partai politik Fretilin dan merupakan presiden Majelis Konstituen serta Parlemen Nasional.

Sebagai presiden Majelis Konstituen, ia secara resmi memproklamirkan pemulihan kemerdekaan Timor Leste pada 20 Mei 2022. Ia kemudian melantik Xanana Gusmao sebagai presiden pertama republik bekas koloni Portugis tersebut.

Guterres diakui sebagai pemimpin perlawanan yang berhasil melakukan transisi dari seorang pejuang menjadi seorang pemimpin di era pemerintahan konstitusional dan demokratis yang berlandaskan hukum.

Sejarah perlawanannya dimulai dengan militansinya di Partai Fretilin sejak 1974. Pada tahun tersebut, ia bergabung dengan Asosiasi Sosial Demokrat Timor (ASDT) karena melihat visi-misi partai yang memperjuangkan kemerdekaan penuh adalah jalan untuk membebaskan bangsa dan rakyat.

Pada 1975, Guterres bergabung dengan Fretilin sebagai militan. Ketika militer Indonesia menyerbu Timor Leste pada Desember 1975, ia melarikan diri ke pegunungan dan hutan bersama rakyat serta pimpinan Komite Pusat Fretilin.

Karier politik Guterres terus menanjak setelah bergabung dengan Fretilin. Ia diangkat menjadi Wakil Sekretaris Ossu pada Juni 1976, kemudian menjadi Wakil Sekretaris Wilayah Timur, hingga Komisaris Sektor Ujung Timur pada 1977/1978.

Pada 1982, Guterres diangkat menjadi Wakil di Wilayah Timur, serta sebagai petugas politik bagian dari Komando Kompi Gerilya Ketiga.

Dua tahun berselang, ia dipercaya menjadi Komisaris Politik.

Pada 1998, Guterres menjabat sebagai Sekretaris Komite Pengarah Fretilin (CDF) dan memegang fungsi politik dalam perlawanan bersenjata. Jabatan itu diterimanya pasca Konis Santana meninggal dunia.

Kongres Fretilin pada 2001 memilih Lú-Olo sebagai Presiden Komite Pusat Fretilin (CCF), begitu pula dengan kongres kedua pada 2006.

Dalam pemilihan legislatif pada 30 Agustus 2001, Guterres memimpin Fretilin meraih kemenangan besar dengan memenangkan kursi terbanyak untuk membentuk Majelis Konstituen.

Pada 2007, Guterres maju menjadi kandidat presiden. Ia sempat memperoleh banyak suara namun kalah dalam putaran kedua.

Pada 2012, ia kembali mencalonkan diri sebagai presiden. Guterres menang di putaran pertama tapi kalah di putaran kedua.

Dilansir dari Tatoli, pada 2017, Guterres kembali maju menjadi calon presiden. Ia akhirnya terpilih dan menjabat hingga tahun 2022.

Bersama dengan Sekretaris Jenderal Partai Fretilin, Mari Alkatini, mereka diakui sebagai kekuatan konstruktif dan positif yang berhasil memimpin Fretilin untuk membentuk oposisi de facto sesuai prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusi, serta sepenuhnya menolak kekerasan sebagai sarana oposisi.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |