Purbaya Berduka, Petugas Bea Cukai Tewas saat Bertugas di Laut Riau

4 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan duka cita atas meninggalnya pegawai Bea Cukai Pekanbaru Aditya Waskita Jauhari saat menjalankan tugas pengawasan di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau.

"Saya, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan, menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Saudara Aditya Waskita Jauhari," kata Purbaya dalam unggahan video di Instagram resminya @menkeuri, Rabu (8/7).

Purbaya mengatakan Aditya merupakan pelaksana di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Aditya meninggal dunia saat menjalankan tugas negara di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun menyampaikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdian pegawai tersebut selama bertugas.

"Saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan jasa almarhum Aditya Waskita Jauhari. Semoga segala khilaf dan dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima, kuburnya dilapangkan, dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Purbaya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut.

Menurut Purbaya, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa banyak pegawai Kemenkeu menjalankan tugas di lapangan dengan risiko yang tidak kecil.

"Peristiwa ini mengingatkan kita semua bahwa di balik kerja Kementerian Keuangan, ada pengabdian nyata dari para pegawai di seluruh Indonesia. Tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di daerah, kantor pelayanan, pos pengawasan, lapangan, dan di titik-titik terdepan pelayanan negara," ujarnya.

Ia mengatakan petugas harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca, medan yang berat, hingga risiko keselamatan saat menjalankan tugas.

Karena itu, Purbaya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya yang tetap menjalankan amanah negara di berbagai wilayah Indonesia.

"Saya memahami banyak tugas yang tidak terlihat oleh publik, banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar, tetapi semua itu sangat berarti bagi negara ini. Tetaplah kuat, semangat, jaga keselamatan, dan jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan Aditya gugur saat mengikuti pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung Buton pada Senin (7/7) dini hari.

Insiden terjadi ketika Aditya bersama tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik muatan kapal MV Himala V195 sebagai bagian dari prosedur pengawasan kepabeanan atas komoditas ekspor Palm Kernel Shell in Bulk.

Saat proses pengukuran akhir muatan berlangsung, kapal pompong yang ditumpangi tim terbalik dan tenggelam akibat arus perairan yang kuat.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara Aditya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Bea Cukai menyatakan akan memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi standar keselamatan kerja di lapangan agar aspek keamanan petugas menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

[Gambas:Youtube]

(del/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |