Respons PBSI Soal Hasil Tim Indonesia di BATC 2026

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian mengapresiasi hasil yang diraih tim beregu putri di ajang Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026.

Tim Putri Indonesia melangkah hingga babak semifinal. Ni Kadek Dhinda dan kawan-kawan memberikan perlawanan meski akhirnya harus kalah 1-3 dari tim Korea Selatan.

"Dari sisi target, saya mengapresiasi pencapaian beregu putri yang berhasil meraih medali perunggu sesuai dengan target yang dicanangkan. Penampilan apik Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan performa yang bagus juga menjadi hal positif yang bisa menjadi penilaian dan pertimbangan kami untuk persiapan ke Piala Uber," ujar Eng Hian dalam rilis PBSI, Minggu (8/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal berbeda disampaikan Eng Hian terkait hasil yang diraih tim beregu putra. Eng Hian menegaskan tim putra tidak berhasil memenuhi target awal yakni lolos ke partai puncak BATC 2026.

Langkah tim Indonesia terhenti di babak empat besar usai menelan kekalahan 1-3 dari Jepang.

"Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final. Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas," ucap Eng Hian.

"Di luar itu, kredit bagi daya juang dan penampilan tim tunggal putra yang cukup baik. Ubed, Prahdiska Bagas dan Richie semakin menunjukkan kematangan dalam bertanding," katanya melanjutkan.

Soal keputusan menurunkan sejumlah pemain muda, Eng Hian beralasan karena partisipasi di BATC 2026 dimanfaatkan untuk persiapan menuju ajang Thomas Cup dan Uber Cup.

"Keikutsertaan di BATC kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Thomas dan Uber Cup. Karena itu, kami tidak menurunkan full team, melainkan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda. Tujuannya untuk melihat kesiapan mereka di level turnamen beregu internasional, sekaligus sebagai bahan evaluasi sebelum menyusun tim Thomas dan Uber Cup, baik dari sisi performa individu, mental bertanding, maupun strategi tim," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(jal)

Read Entire Article
| | | |