RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal

6 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang menerjang perbatasan Nepal-China.

"Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, RRT, dan Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal, pada 26 Agustus 2026," demikian pernyataan Kemlu RI pada Kamis (27/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia menyampaikan solidaritas ke pemerintah dan masyarakat kedua negara, khususnya untuk keluarga korban dan masyarakat yang terdampak.

"Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif," imbuh Kemlu.

Banjir dan longsor menerjang perbatasan China-Nepal pada Rabu (26/8). Bencana ini menyebabkan 359 orang tewas dan lebih dari 900 masih hilang. Mereka yang hilang termasuk warga India, Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Inggris, dan Australia.

Di kesempatan terpisah, juru bicara Kemlu RI Vahd Nabyl mengatakan hingga saat ini tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak bencana tersebut. Menurut catatan Kemlu, terdapat 45 WNI mayoritas berada di Kathmandu.

Nabyl mengatakan kementerian terus berkoordinasi dengan agen perjalanan, pemerintah Nepal dan China, untuk memantau kondisi WNI.

Dia lantas mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti anjuran dari pemerintah setempat. Jika ada kondisi darurat warga Indonesia diminta menghubungi nomor hotline KBRI.

[Gambas:Twitter]

(isa/dna)

Read Entire Article
| | | |