Siloam Cardiac Summit 2026 Perkuat Praktik Klinis Kardiovaskular

6 hours ago 3

Siloam | CNN Indonesia

Senin, 27 Apr 2026 14:24 WIB

Penyakit jantung jadi tantangan besar di Indonesia, Siloam International Hospitals tingkatkan layanan kardiovaskular melalui pengembangan kompetensi. Foto: Siloam Hospital

Jakarta, CNN Indonesia --

Penyakit jantung masih menjadi tantangan besar dalam sistem kesehatan nasional. Selain menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia dengan lebih dari 600.000 kasus per tahun, beban penyakit ini juga tercermin dari sekitar 15,5 juta kasus yang tercatat secara nasional.

Namun, tingginya beban penyakit ini belum diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis, di mana hingga pertengahan 2025 jumlah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Indonesia masih berkisar 1.200-2.000 orang.

Jumlah tersebut jauh dari kebutuhan ideal yakni sebanyak 3.000-5.000 dokter untuk melayani lebih dari 280 juta penduduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesenjangan antara kebutuhan layanan jantung dan kapasitas tenaga medis ini menjadi tantangan besar, yang berdampak pada keterlambatan diagnosis dan penanganan optimal bagi banyak pasien.

Menjawab tantangan tersebut, Siloam International Hospitals terus memperkuat kapasitas layanan kardiovaskular melalui pendekatan terintegrasi.

Upaya ini mencakup pengembangan kompetensi tenaga medis, penerapan teknologi dan inovasi layanan, serta penguatan kolaborasi strategis di tingkat nasional dan internasional.

Melalui langkah tersebut, Siloam berupaya meningkatkan akurasi diagnosis, ketepatan terapi, serta kesinambungan perawatan pasien jantung secara menyeluruh.

Dari sisi pengembangan kompetensi, berbagai program pembelajaran dan peningkatan keterampilan disediakan bagi tenaga kesehatan, termasuk melalui forum ilmiah seperti Siloam Cardiac Summit dan keterlibatan dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Kardiologi Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk mendukung keberlanjutan tenaga dokter spesialis jantung.

Sejalan dengan itu, Siloam terus mengembangkan layanan jantung berbasis teknologi yang lebih presisi, tepat waktu, dan terintegrasi mulai dari penerapan inovasi klinis hingga dukungan pengambilan keputusan medis, khususnya untuk kasus-kasus kompleks.

Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra nasional dan internasional, termasuk program proctorship serta kerja sama klinis dan akademik lintas institusi, guna mempercepat adopsi praktik terbaik global yang relevan dengan kebutuhan pasien di Indonesia.

Memasuki penyelenggaraan ketiganya, Siloam Cardiac Summit 2026 diikuti lebih dari 500 tenaga medis dan profesional kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Acara ini juga menghadirkan lebih dari 40 pembicara nasional dan internasional yang merupakan dokter spesialis dan subspesialis di bidang jantung, bedah toraks kardiovaskular, radiologi, dan layanan multidisiplin.

Mengusung tema "Compassion in Every Beat: Integrating Science and Skill in Cardiac Excellence", forum ini menitikberatkan pada penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis terkini dalam praktik perawatan jantung sehari-hari.

Pendekatan ini dilakukan melalui pemanfaatan teknologi serta kolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan layanan yang lebih akurat, aman, dan berorientasi pada hasil terbaik bagi pasien.

Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya peran tim keperawatan dalam menjaga kualitas dan keselamatan pasien, termasuk dalam perawatan pasca pemasangan perangkat jantung, pencegahan infeksi, manajemen aritmia, hingga penanganan pasien dengan alat bantu mekanik.

CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Siloam Cardiac Summit 2026 merupakan wujud komitmen Siloam dalam membangun kualitas layanan jantung berkelanjutan dan berorientasi pada hasil perawatan pasien di Indonesia.

"Layanan kardiovaskular membutuhkan keunggulan klinis, kolaborasi multidisiplin yang solid, serta pembaruan ilmu dan keterampilan yang berkelanjutan," katanya dikutip Senin (27/4).

"Forum ini menjadi ruang penting untuk berbagi praktik terbaik dan memperkuat standar diagnosis dan penanganan jantung yang aman, serta mendorong hasil perawatan yang lebih optimal bagi pasien jantung di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Hospital Director Siloam Heart Hospital sekaligus Ketua Siloam Cardiac Summit 2026 dr. Karina Arifiani, MSc menambahkan, forum ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan peningkatan kompetensi tenaga medis di bidang kardiovaskular.

"Forum ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga penguatan keterampilan klinis melalui pendekatan yang aplikatif. Kolaborasi lintas disiplin dan pertukaran pengetahuan menjadi kunci dalam meningkatkan hasil perawatan pasien jantung, berfokus pada clinical outcome yang lebih baik lagi," ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Siloam Cardiac Summit 2026, Siloam International Hospitals menegaskan perannya sebagai platform penguatan kompetensi, standardisasi praktik klinis, dan kolaborasi multidisiplin yang berkelanjutan, untuk mendorong peningkatan kualitas, keselamatan, dan hasil perawatan layanan kardiovaskular di Indonesia.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |