Beijing, CNN Indonesia --
Jetour International mengajak lebih dari 200 perwakilan media dan influencer dari berbagai negara di dunia untuk merasakan SUV T2 i-DM alias plug-in hybrid (PHEV) di area Beijing Haidian Airport, Kamis (24/4).
Agenda ini guna menghadirkan pengalaman berkendara untuk membuktikan langsung kemampuan Jetour T2 Hybrid dalam berbagai kontur jalan mulai dari tanjakan dan turunan, berbelok, speedtrap, bermanuver hingga akselerasi.
CNNIndonesia yang mendapatkan kesempatan langsung merasakan karakter SUV PHEV ini ketika diajak berakselerasi dari posisi diam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika pedal akselerator dibejek habis, Jetour T2 plug-in hybrid yang menggabungkan mesin 1.500 cc langsung "meledak". Mesin sangat responsif karena ada bantuan dua motor listriknya yang terasa memberikan tenaga instan.
Di atas kertas, mesin dan motor listrik bekerja bersamaan melontarkan tenaga 280 kW (375 hp) dan torsi 610 nm.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jetour T2 PHEV juga diajak slalom, hingga melintasi jalan bergelombang. Alhasil menghadirkan handling yang stabil, serta karakter berkendara yang lebih meningkatkan kepercayaan diri di berbagai medan.
Jetour T2 i-DM di pameran Beijing Auto Show 2026. CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan
Konsep "Travel Hybrid SUV" yang ditawarkan sepertinya bukan sekedar tagline, sebab Jetour T2 PHEV membuktikan sebagai SUV yang fleksibel.
Belum lagi bicara hemat energi yang tidak perlu diragukan lagi berkat teknologi hibrida, ini mendukung perjalanan jarak jauh dengan lebih optimal dan penuh rasa percaya diri.
Sementara kabinnya tetap senyap menjadi kunci untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Bagian dasbor Jetour T2 i-DM atau PHEV. CNN Indonesia/ Muhammad Ikhsan
Masuk ke kabinnya kita akan disajikan layar kontrol 15,6 inci dipadukan dengan teknologi cerdas seperti Snapdragon 8155. Tambahan fitur fungsional lainnya seperti 540° panoramic imaging, suplai daya eksternal 3.3 kW, serta parking air conditioning.
Tidak berlebihan bila saya akui mobil ini bisa diserap konsumen yang membutuhkan rekan perjalanan yang adaptif mendukung gaya hidup aktif, baik untuk mobilitas harian maupun eksplorasi.
(mik)
Add
as a preferred source on Google


















































