Timnas Indonesia U-19 Tetap Buka Pintu untuk Alberto 'Kungfu'

4 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto tetap membuka pintu untuk Fadly Alberto. Namun ia perlu menunggu keputusan Komdis PSSI terhadap insiden tendangan kungfu sang pemain.

Sosok Fadly Alberto, pemain Bhayangkara FC U-20 jadi sorotan karena secara brutal menendang pemain Dewa United U-20, Raka Nurkholis pada pertandingan Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Hingga saat ini belum ada putusan dari Komite Disiplin PSSI terhadap Alberto. Padahal, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 itu prospektif untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Nova Arianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih tunggu dari hasil Komdis juga tentang situasi ini dan akan seperti apa. Kami sangat terbuka dengan siapapun selama tidak ada masalah dengan attitude-nya. Harapannya Alberto bisa banyak belajar dan kita lihat lagi situasinya ke depan akan seperti apa," kata Nova di Jakarta, Rabu (29/4).

Nova mencurahkan isi hatinya terhadap Alberto yang pernah ditanganinya di Piala Dunia U-17 2025. Ia menyayangkan tindakan pemain 17 tahun itu terhadap lawan di lapangan.

"Kalau Alberto, kita semua tahu dengan situasi yang ada tentu saya menyayangkan. Saya bukan mewajarkan, tetapi Alberto adalah pemain muda dan ini bisa jadi pelajaran untuk Alberto dan tim nasional untuk memanggil pemain yang secara kualitas dan etika itu baik. Ini jadi catatan kami dalam memanggil pemain," ujarnya.

Lebih lanjut, Nova menyampaikan fokusnya di Timnas Indonesia U-19 adalah membentuk kekuatan tim yang solid jelang Piala AFF U-19 2026. Rangkaian pemusatan latihan dan pemanggilan diaspora akan jadi target bagi Nova demi hasil terbaik.

"Kami akan mulai pemusatan latihan tanggal 10 Mei sebagai persiapan menuju Piala AFF U-19. Sebab di tanggal 8 [Mei] akan ada drawing dan tanggal 1-14 Juni sudah penyelenggaraan Piala AFF U-19," ucapnya.

Untuk lokasi pemusatan latihan, Nova memilih Yogyakarta selama lima hari kemudian bertolak ke Medan yang dekat dengan lokasi penyelenggaraan turnamen. Ia juga berencana memanggil tujuh pemain diaspora untuk ikut dalam Training Camp (TC).

"Untuk TC kami siapkan di Yogyakarta selama lima hari lalu sebelum AFF akan ke Medan. Rencananya ada tujuh pemain diaspora yang akan kami panggil termasuk Mathew Baker," tutur Nova.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/jun)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |