Timnas Indonesia Waspadai 'Kekacauan' Mozambik di GBK

3 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia akan menjamu Mozambik dalam lanjutan FIFA Matchday yang digelar di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (9/6) malam. Jelang laga, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mewaspadai apa yang disebut 'kekacauan' berupa kecepatan para pemain Mozambik.

Itu karena Mozambik merupakan negara yang berada di kawasan Afrika. Herdman paham betul karakteristik permainan negara-negara Afrika yang kerap kali mengandalkan kecepatan dan penetrasi tinggi.

"Ya, dengan Mozambik, ini adalah negara Afrika. Mereka memiliki gaya permainan yang sangat spesifik, transisional, dengan kecepatan tinggi. Jadi kami harus siap untuk apa yang akan datang, yaitu sedikit 'kekacauan'. Saya pikir itulah yang kita lihat di pertandingan terakhir melawan Oman, tim yang sangat lugas," ujar Herdman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami telah bermain dengan garis pertahanan yang cukup tinggi, kami telah menempatkan banyak pemain di depan, jadi ini akan menjadi ujian yang bagus untuk bisa mendapatkan keseimbangan yang tepat antara menyerang untuk mendapatkan gol dan meningkatkan serangan kami, namun tetap menjaga disiplin transisi pertahanan kami," lanjut pelatih asal Inggris itu.

Pada laga lawan Oman, tim Merah Putih terbilang jempolan. Selain menang 3-0, Timnas Indonesia juga unggul penguasaan bola menyentuh angka 53 persen.

Filosofi menyerang ala Herdman saat itu juga nampak jelas. Ole Romeny dkk menerapkan garis pertahanan tinggi untuk mengepung Oman di wilayah sendiri.

Mungkin saja gaya main tersebut terulang kala jumpa Mozambik. Herdman juga tegas mengatakan jika ini merupakan tantangan bagus untuk mengasah kedisiplinan penggawa Garuda.

"Kami menyadari bahwa satu bola di belakang akan menjadi masalah bagi kami karena kecepatan mereka [Mozambik]. Jadi saya pikir ini adalah ujian yang bagus bagi kami karena pada saat-saat tertentu melawan Oman, kami memang menempatkan banyak pemain di depan dan kami menunjukkan disiplin itu, tetapi kami harus mengulanginya lagi," terang Herdman.

"Saya pikir kami akan lebih banyak menguasai bola, kami akan memiliki kesempatan untuk banyak menyerang," pungkas eks juru taktik Kanada itu.

[Gambas:Video CNN]

(afr/afr/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |