Trump Sesumbar Negosiasi Baru AS-Iran Akan Mulai Hari Ini

4 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi baru Amerika Serikat dengan Iran akan dimulai hari ini, Senin (3/8) menyusul penundaan serangan ke negara Timur Tengah itu.

Trump menyampaikan komentar itu kepada awak media di pesawat kepresidenan Air Force, Minggu. Dia hendak menuju Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland. Kabar ini muncul terlepas peperangan yang kembali memanas antara AS dan Iran selama beberapa pekan terakhir meski keduanya sudah menyepakati gencatan senjata.

"Jelas, mereka tak ingin diserang. Mereka tahu skala serangan karena mereka melihatnya," kata Trump, dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu berujar, "Sekarang yang kami lakukan adalah berbicara dengan mereka dalam bentuk negosiasi. Dimulai besok [Senin] sore."

Lebih lanjut, Trump mengatakan AS membatalkan serangan besar-besaran ke Iran usai berbicara dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran.

Negara-negara itu, kata dia, juga tak menginginkan serangan masif.

"Mereka tak menginginkannya, dan terus terang, Arab Saudi juga tak menginginkannya," imbuh Trump.

Saudi merupakan salah satu sekutu AS di Timur Tengah. Pekan lalu, Riyadh dan Washington meluncurkan serangan gabungan yang menargetkan milisi pro Iran di Irak.

Saudi juga saling serang dengan milisi yang didukung Iran di Yaman, Houthi. Riyadh bahkan berkonsultasi dengan Washington untuk meminta restu menggempur wilayah di negara tersebut.

Kembali lagi soal negosiasi, Trump mengatakan perundingan kemungkinan akan membahas soal Selat Hormuz dan masa depan nuklir Iran.

"Berkaitan dengan Selat Hormuz dan pada akhirnya juga denuklirisasi," ujar politikus Republik itu, dikutip Anadolu Agency.

AS dan sekutu dekatnya Israel sangat berambisi menghancurkan program nuklir Iran. Kedua negara ini bahkan menggunakan alasan tersebut untuk menggempur habis-habisan Iran pada akhir Februari.

Iran membalas serangan ke Israel dan pangkalan Washington di negara-negara Arab. Teheran juga menutup Selat Hormuz, yang membuat kedua negara musuhnya kelabakan.

AS dan Iran sempat gencatan senjata pada April dan diperpanjang tanpa batas waktu. Kemudian pada Juni, mereka menandatangani nota kesepahaman (MoU) berisi penghentian pertempuran.

Namun pada Juli, AS kembali menggempur habis-habisan Iran, yang dibalas langsung oleh Teheran.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |