CNN Indonesia
Minggu, 02 Agu 2026 10:10 WIB
Vincent Pastore meninggal dunia. (Getty Images via AFP/MICHAEL LOCCISANO)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kabar duka datang dari dunia hiburan Hollywood. Aktor senior Vincent Pastore, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Salvatore 'Big Pussy' Bonpensiero dalam serial legendaris The Sopranos yang tayang di HBO, meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Manajer Pastore, Robert Attermann, mengonfirmasi kabar tersebut kepada AFP pada Sabtu (2/8). Namun, ia tidak mengungkapkan penyebab maupun kronologi kematian sang aktor. Sementara itu, media hiburan Deadline melaporkan Pastore ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan The Bronx, New York.
Lahir pada 14 Juli 1946, Pastore lebih dulu mengabdi di Angkatan Laut Amerika Serikat saat Perang Vietnam sebelum menekuni dunia seni peran. Setelah menyelesaikan pendidikan drama di universitas, ia mulai membangun karier sebagai aktor yang identik dengan karakter mafia khas New York.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang kariernya, Pastore tampil dalam sejumlah film gangster ikonis. Ia membintangi Goodfellas (1990) karya Martin Scorsese dan Carlito's Way (1993) garapan Brian De Palma.
Namun, namanya benar-benar melambung lewat peran Salvatore 'Big Pussy' Bonpensiero dalam serial HBO The Sopranos. Karakter tersebut merupakan tangan kanan Tony Soprano yang kemudian diam-diam menjadi informan FBI.
Salah satu adegan paling dikenang dalam sejarah serial tersebut adalah kematian Big Pussy pada akhir musim kedua. Setelah identitasnya sebagai informan terbongkar, ia dieksekusi oleh Tony Soprano bersama dua rekannya di atas kapal.
Sebelum ditembak, karakter Big Pussy mengucapkan kalimat yang kemudian menjadi salah satu dialog paling ikonis dalam serial tersebut, "Not in the face, ok?" atau "Jangan di wajah, ya?"
Selain The Sopranos, Pastore juga beberapa kali menjadi bintang tamu dalam serial televisi populer seperti Law & Order dan The Practice. Ia turut mengisi suara dalam film animasi Shark Tale serta tampil di sejumlah reality show, termasuk The Celebrity Apprentice saat masih dipandu Donald Trump.
Dalam pernyataannya, Attermann mengenang Pastore bukan hanya sebagai aktor berbakat, tetapi juga sosok yang murah hati terhadap generasi muda di industri hiburan.
"Saya mendapat kehormatan mewakili Vinny selama lebih dari 30 tahun, jauh sebelum The Sopranos membuat namanya dikenal luas," ujar Attermann.
"Publik akan selalu mengenangnya sebagai Big Pussy yang tak terlupakan. Namun, bagi kami yang mengenalnya secara pribadi, ia jauh lebih dari sekadar karakter itu."
Ia menambahkan bahwa Pastore sangat mencintai dunia akting. Menurutnya, sang aktor selalu bersemangat menjalani pekerjaannya serta tak pernah ragu membimbing aktor-aktor muda dengan memberikan dukungan dan nasihat sepanjang kariernya.
(tis/tis)


















































