Jakarta, CNN Indonesia --
Kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kutai Utara No 1 menjadi sorotan warganet setelah lokasi tersebut di Google Maps mendadak diberi label "Tembok Ratapan Solo".
Penamaan itu muncul tepat di titik rumah pribadi Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.
Kehebohan makin meluas setelah beredar video seorang pemuda yang beraksi seakan-akan meratap di depan gerbang rumah tersebut. Salah satu unggahan video itu dibagikan akun Instagram @indopium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis akun tersebut, Senin (16/2).
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku telah mengetahui kemunculan nama unik itu di platform digital. Namun, ia belum bisa memastikan apakah Jokowi sudah mengetahuinya atau belum.
"Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya," katanya saat dihubungi.
Saat ditanya kemungkinan pengajuan perubahan nama di Google Maps, Syarif tidak banyak berkomentar. Ia juga mengaku tidak merasa tersinggung dengan penyematan label tersebut.
Lebih lanjut, Syarif menegaskan tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke rumah pribadi Jokowi meski lokasi itu sedang viral.
"Tidak ada (pembatasan), tetap seperti biasa saja," ujar Syarif.
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi meratap di depan gerbang kediaman tersebut. Syarif menyebut masih ada sejumlah pengunjung yang mencoba meniru aksi serupa hingga hari ini.
Baca selengkapnya di sini.
(isn/isn)

















































