CNN Indonesia
Selasa, 02 Jun 2026 23:00 WIB
Zayn Malik tak bisa berkata lebih lembut saat jalannya terhalang saat akan berjalan menuju mobilnya di Manchester, Inggris, beberapa waktu lalu. (dok: SME/RCA Records)
Jakarta, CNN Indonesia --
Zayn Malik tak bisa berkata lebih lembut saat jalannya terhalang saat akan berjalan menuju mobilnya di Manchester, Inggris, beberapa waktu lalu.
Dalam video yang dirilis TMZ pada Senin (25/5), pria 33 tahun tersebut diketahui meninggalkan hotelnya pada Minggu (24/5). Namun jalannya terhalang sejumlah orang yang mengerumuninya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minggir!" bentak Malik dengan kasar kepada kerumunan saat ia mencoba masuk ke dalam SUV.
Seorang petugas keamanan menahan pintu agar tetap terbuka untuk penyanyi tersebut di tengah kekacauan, sementara staf lain berulang kali meminta para pemburu tanda tangan untuk mundur.
"Kalian, dia tidak bisa masuk ke mobil," pinta orang tersebut pada akhir pekan. "Kalian, bisakah kalian minggir agar kami bisa membuka pintu?"
Malik menerobos kekacauan dan akhirnya masuk ke dalam kendaraan.
Saat momen menegangkan itu berlangsung, para penggemar terus meneriakkan kekaguman mereka kepada alumni X Factor tersebut, dengan beberapa berteriak "Kami mencintaimu!"
Video tersebut kemudian diunggah di media sosial TMZ dan menuai berbagai reaksi. Zayn Malik pun kemudian memberikan klarifikasi di kolom komentar unggahan tersebut.
"Mari kita luruskan faktanya - para penggemar itu selalu bersikap hormat dan luar biasa - masalahnya adalah beberapa pria dewasa yang menghalangi pintu hotel dan mobil selama 10 menit, tidak membiarkan kami atau petugas keamanan keluar,"
Ia kemudian menyebut orang-orang ini "bukan penggemar, mereka adalah penguntit" yang "melakukan hal yang sama kepada semua orang untuk mencoba mendapatkan konten,"
Zayn Malik juga menyebut apa yang dilakukan pria-pria ini "tidak aman dan tidak baik, dan mereka merusaknya bagi para penggemar sejati."
Page Six menyebut sebelum kejadian tersebut, Zayn Malik hampir terkena lemparan dua botol air saat sesi tanya jawab di London pada Kamis (21/5).
Page Six menyebut perwakilan Zayn Malik tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai kedua insiden tersebut.
Pada awal Mei 2026, Zayn Malik membatalkan seluruh jadwal The Konnakol Tur di Amerika Serikat, yang mestinya akan dimulai pada Juli 2026. Keputusan itu dilakukan Zayn Malik demi memulihkan kondisi kesehatannya setelah dirawat di rumah sakit pada April 2025.
"Untuk para penggemarku, terima kasih banyak atas semua dukungan dan cinta yang telah kalian tunjukkan kepadaku pada perilisan album (Konnakol) ini dan yang lebih penting lagi, cinta, doa, dan harapan baik untuk kesehatanku," kata Zayn Malik seperti diberitakan Variety pada Jumat (1/5).
"Saya sudah merasakannya, dan itu sangat berarti. Saya sudah di rumah untuk memulihkan diri dan saya baik-baik saja, dan akan menjadi lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya," tulisnya.
(end)
Add
as a preferred source on Google


















































