CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 19:00 WIB
Bacaan doa talbiyah haji dan waktu membacanya. (Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)
Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilakukan ketika ibadah haji ialah membaca doa talbiyah. Amalan itu menjadi ciri khas jemaah saat memasuki rangkaian ibadah haji atau umrah.
Talbiyah dilafalkan sebagai bentuk jawaban atas panggilan Allah SWT, sekaligus menjadi penanda bahwa seseorang telah memasuki keadaan ihram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir laman Kemenag, menurut istilah talbiyah adalah ungkapan kalimat yang diucapkan untuk memenuhi panggilan Allah SWT dalam keadaan ihram haji atau umrah.
Sementara menurut bahasa, talbiyah berasal dari kata "labba" yang berarti pemenuhan atau jawaban atas panggilan dengan niat yang tulus. Dari makna ini, bisa dipahami bahwa talbiyah mencerminkan kesungguhan hati seseorang dalam beribadah.
Dalam pembahasan fikih, hukum membaca talbiyah memang memiliki perbedaan pandangan dari beberapa mazhab.
Mengacu pada buku Fiqih Lima Mazhab karya Muhammad Jawad Mughniyah, para ulama sepakat bahwa talbiyah disyariatkan saat ihram. Namun, mereka berbeda pendapat soal hukumnya, apakah termasuk wajib atau sunah.
- Syafi'i dan Hambali: Talbiyah berstatus sunah dan dianjurkan dibaca ketika mulai ihram. Namun, apabila seseorang sudah berniat ihram tanpa mengucapkan talbiyah, ihramnya tetap dinilai sah.
- Imamiyah, Hanafi, dan Maliki: Talbiyah dianggap sebagai kewajiban, meskipun terdapat perbedaan penjelasan di antara ketiganya.
- Hanafi: Mengucapkan talbiyah atau bacaan pengganti seperti tasbih, serta menyembelih kurban termasuk bagian dari syarat-syarat ihram.
- Maliki: Ihram tetap sah walau terdapat jarak waktu yang cukup lama antara niat ihram dan pelaksanaan talbiyah. Bahkan jika talbiyah tidak dibaca sama sekali, ihram tidak batal. Namun, orang yang meninggalkannya wajib membayar dam atau berkurban.
- Imamiyah: Dalam haji tamattu', haji ifrad, dan umrah mufradah, ihram tidak dianggap sah tanpa talbiyah, dan bacaan tersebut harus diulang sebanyak empat kali. Untuk haji qiran, seseorang boleh memilih antara talbiyah, isy'ar, atau taqlid.
Lalu, bagaimana dengan bacaan doa talbiyah haji dan waktu membacanya?
Bacaan doa talbiyah haji
Mengutip buku Doa-Zikir Haji dan Umrah yang Dilakukan Rasulullah dan Ulama yang ditulis oleh H. Ahmad Zayyidin Ansori, Lc. Dipl. Hj. Indriya R. Dani, berikut bacaan doa talbiyah haji yang dapat Anda amalkan.:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ،
إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ.
Labbaik Allaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.
Artinya:
"Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu." (HR. Tirmidzi).
Bacaan tersebut dapat pula digunakan dalam ibadah umrah. Banyak jemaah melafalkannya berulang-ulang sebagai bentuk dzikir yang menguatkan niat ibadah.
Kapan waktu membaca doa talbiyah?
Waktu membaca doa talbiyah haji dimulai setelah niat ihram dari miqat. Baik saat haji maupun umrah, jemaah dianjurkan untuk mulai melafalkan talbiyah sejak memasuki ihram.
Pada fase ini, talbiyah menjadi bagian dari rangkaian awal ibadah. Talbiyah dibaca sepanjang perjalanan menuju Tanah Suci dan saat menjalankan rangkaian ibadah, seperti di perjalanan menuju Mina atau Arafah.
Untuk umrah, bacaan talbiyah berakhir ketika jemaah akan memulai tawaf di Kakbah.
Sementara saat haji, talbiyah dihentikan setelah jemaah selesai melempar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah. Setelah itu, bacaan talbiyah diganti dengan takbir.
Itulah bacaan doa talbiyah haji dan waktu membacanya. Semoga bermanfaat.
(san/fef)
Add
as a preferred source on Google


















































