Bangun 5 Peternakan, RI Bakal Impor hingga 100 Ribu Sapi dari Brasil

9 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah berencana mengimpor hingga 100 ribu sapi bakalan dari Brasil untuk mendukung pengembangan peternakan sapi nasional. Langkah ini dilakukan seiring dimulainya pembangunan 5 kawasan peternakan sapi di berbagai daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan sebagian sapi bakalan yang akan digunakan untuk pengembangan peternakan berasal dari Brasil. Ia menyebut sejumlah sapi bahkan sudah mulai didatangkan dari negara tersebut.

"Ada yang dari Brasil. Ada yang macam-macam, tapi yang jelas Brasil. Sudah ada yang datang dari Brasil untuk sapi," kata Amran di Gudang Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Jakarta Utara, Rabu (4/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan jumlah sapi bakalan yang direncanakan masuk ke Indonesia berkisar antara 50 ribu hingga 100 ribu ekor untuk memperkuat populasi ternak nasional.

"Rencananya 50 ribu sampai 100 ribu ekor," ujarnya.

Amran menjelaskan pembangunan peternakan sapi nasional saat ini sudah mulai berjalan. Pemerintah bahkan telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking di sejumlah lokasi pengembangan peternakan.

"Sudah bergerak, sudah groundbreaking. Sudah (ada di) lima tempat," kata Amran saat ditanya mengenai perkembangan proyek tersebut.

Menurutnya, peningkatan produksi menjadi strategi utama pemerintah dalam memperkuat sektor peternakan nasional, termasuk untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri di masa mendatang.

Program pengembangan peternakan sapi ini merupakan bagian dari proyek peternakan terintegrasi yang juga melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Nilai investasi yang disiapkan untuk satu paket pembangunan peternakan sapi diperkirakan mencapai sekitar Rp2,4 triliun.

Amran menjelaskan proyek tersebut dirancang dalam sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pembangunannya tidak hanya mencakup kawasan peternakan sapi, tetapi juga fasilitas pabrik pakan serta pengelolaan lahan rumput sebagai sumber pakan utama.

Model ini diharapkan dapat menjaga stabilitas produksi, mulai dari ketersediaan pakan, kesehatan hewan, hingga pasokan daging dan susu.

Selain pengembangan peternakan sapi, pemerintah juga tengah memperluas pembangunan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk untuk memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tahap pertama pembangunan peternakan ayam mencakup 12 lokasi, sementara tahap kedua direncanakan di 18 titik di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Lampung, dan Kalimantan. Pemerintah juga menyiapkan produksi bibit ayam atau day old chick (DOC) guna menjaga pasokan bagi peternak kecil.

Di sektor pangan lainnya, pemerintah juga menargetkan perluasan penanaman kedelai hingga 1 juta hektare secara bertahap. Lahan baru, termasuk lahan sitaan yang belum dimanfaatkan untuk perkebunan sawit, direncanakan akan dialihkan untuk pengembangan kedelai nasional.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)

Read Entire Article
| | | |