Jakarta, CNN Indonesia --
Tim Badminton Indonesia menggilas Myanmar 5-0 dalam Badminton Asia Team Championship 2026 (BATC 2026) di Qingdao Conson Gymnasium, Selasa (3/2).
Dalam pertandingan pertama di Grup A BATC 2026 itu, Indonesia Indonesia nyaris tanpa kesulitan dalam mengalahkan Myanmar.
Pada partai pertama yang menampilkan duel tunggal putra, Prahdiska Bagas Shujiwo mengalahkan Hein Htut 21-14, 21-19 dalam 41 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giliran pemain senior Anthony Sinisuka Ginting yang dengan mudah menjungkalkan Nyan Shaine Lin 21-5, 21-11 dalam 25 menit pada partai kedua.
Richi Duta Richardo memastikan kemenangan Indonesia atas Myanmar setelah mencetak keunggulan 3-0. Pada partai ketiga Richi mengalahkan Lal Zuidika 21-15, 21-2 dalam 21 menit.
Indonesia menambah keunggulan jadi 4-0 atas Myanmar pada partai keempat. Dalam pertandingan tersebut, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat mengalahkan Hen Htut/Phone Htet Zaw 21-13, 21-12.
Pada gim pertama Rian/Rahmat mendapatkan perlawanan dari Htut/Zaw. Bahkan Htut/Zaw sempat memimpin hingga 4-3.
Setelah menyamakan skor jadi 4-4, Rian/Rahmat bisa mengambil alih permainan dengan unggul 8-5. Akan tetapi kelengahan ganda Indonesia ini dimanfaatkan Myanmar.
Htut/Zaw kembali unggul 10-9. Beruntung Rian/Rahmat bisa tetap fokus dan mengambil keunggulan 11-10 pada interval gim pertama. Usai interval, permainan Rian/Rahmat lebih konsisten. Rian/Rahmat menutup gim pertama dengan unggul 21-13.
Jalannya gim kedua nyaris serupa dengan gim pertama. Htut/Zaw unggul 4-3 pada awal-awal gim. Kali ini respons Rian/Rahmat lebih cepat.
Setelah unggul 6-4, keunggulan Rian/Rahmat nyaris tidak terbendung ganda Myanmar. Keunggulan 11-6 terus dipertahankan hingga akhirnya menang 21-12.
Kemenangan Indonesia atas Myanmar dilengkapi pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang menundukkan Phyo Thurain Kyaw/Lal Zuidika 21-4, 21-17 dalam 24 menit.
Leo/Bagas langsung melesat dengan keunggulan 11-0 pada interval gim pertama. Beberapa kesalahan Leo/Bagas membuat Kyaw/Zuidika meraih poin 3-12. Pada gim pertama Leo/Bagas unggul dengan skor mencolok, 21-4.
Perlawanan diberikan Kyaw/Zuidika pada gim kedua. Myanmar menyamakan skor jadi 3-3. Setelah itu mereka mendekat dengan 8-9. Leo/Bagas unggul tipis 11-10 pada interval gim kedua.
Usai interval Kyaw/Zuidika menyamakan kedudukan jadi 12-12. Indonesia dalam ancaman nyata Myanmar. Kyaw/Zuidika tidak memberikan Leo/Bagas kenyamanan pada gim kedua ini.
Ganda Indonesia itu terus dipepet dengan skor 14-14 hingga 17-17. Empat poin beruntun yang didapat Leo/Bagas membuat mereka menang 21-17 pada gim kedua.
(sry/jun)

















































