CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 23:00 WIB
Ilustrasi. Simak beda pistachio dan kacang Arab berikut ini. (Platus/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pistachio dan kacang arab sama-sama dikenal sebagai sumber pangan yang kaya nutrisi. Namun, beda pistachio dan kacang arab dapat dilihat dari kandungan kalori, protein, lemak, serat, vitamin, hingga mineral.
Pistachio atau pistachio nut termasuk jenis kacang-kacangan, sedangkan kacang arab atau chickpea merupakan kelompok polong-polongan. Perbedaan tersebut membuat keduanya memiliki profil gizi yang tidak sama.
Berdasarkan data per 100 gram dari Souper Sage yang mengacu pada data USDA dan NIH 2020, pistachio memiliki kepadatan energi jauh lebih tinggi. Sementara itu, kacang arab mengandung kalori lebih rendah dan memiliki kandungan folat yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beda kandungan nutrisi pistachio dan kacang arab
Secara umum, pistachio lebih tinggi lemak dan protein. Sementara itu, kacang arab memiliki proporsi karbohidrat yang lebih besar dan dapat menjadi salah satu sumber protein nabati.
Berikut perbandingan kandungan nutrisi pistachio dan kacang arab per 100 gram:
• Kalori: pistachio mengandung sekitar 572 kkal, sedangkan kacang arab sekitar 164 kkal.
• Protein: pistachio menyediakan sekitar 21,1 gram protein, sementara kacang arab mengandung 8,9 gram.
• Karbohidrat: kandungannya relatif berdekatan, yakni 28,3 gram pada pistachio dan 27,4 gram pada kacang arab.
• Serat: pistachio mengandung sekitar 10,3 gram serat, lebih tinggi dibandingkan kacang arab yang mencapai 7,6 gram.
• Lemak: pistachio memiliki kandungan lemak jauh lebih tinggi. Sekitar 68 persen kalorinya berasal dari lemak, sedangkan pada kacang arab sekitar 14 persen.
• Folat: kacang arab lebih unggul dengan kandungan sekitar 172 mikrogram, sedangkan pistachio sekitar 51 mikrogram.
Dari perbandingan tersebut, pistachio memiliki kepadatan energi dan kandungan lemak yang lebih tinggi. Sebaliknya, kacang arab memberikan kalori lebih rendah dengan karbohidrat dalam proporsi yang lebih besar.
Pistachio unggul dalam vitamin dan mineral
Selain makronutrien, pistachio juga unggul dalam sejumlah vitamin dan mineral. Kandungan vitamin B6 dalam 100 gram pistachio mencapai sekitar 1,122 miligram, sedangkan kacang arab sekitar 0,139 miligram.
Pistachio juga mengandung vitamin E sekitar 2,2 miligram, lebih tinggi dibandingkan kacang arab yang hanya sekitar 0,35 miligram. Untuk mineral, pistachio mengandung sekitar 107 miligram kalsium, 4 miligram zat besi, dan 1.007 miligram kalium per 100 gram.
Sementara itu, kacang arab mengandung sekitar 49 miligram kalsium, 2,9 miligram zat besi, dan 291 miligram kalium per 100 gram. Meski demikian, kacang arab memiliki keunggulan pada kandungan folat. Nutrisi ini berperan penting dalam pembentukan DNA dan sel darah merah serta dibutuhkan tubuh dalam berbagai proses metabolisme.
Pistachio atau kacang arab, mana yang lebih baik?
Lantas, mana yang lebih bergizi, pistachio atau kacang arab?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan nutrisi dan cara mengonsumsinya. Tidak ada satu jenis yang mutlak lebih baik karena keduanya memiliki profil gizi yang berbeda.
Pistachio dapat menjadi pilihan camilan atau pelengkap makanan karena mengandung protein, serat, lemak tak jenuh, vitamin, dan mineral. Namun, porsinya perlu diperhatikan karena 100 gram pistachio mengandung sekitar 572 kkal.
Sementara itu, kacang arab memiliki kalori yang lebih rendah dan dapat digunakan dalam berbagai hidangan, seperti hummus, salad, sup, hingga campuran makanan utama. Kandungan folatnya yang lebih tinggi juga menjadi salah satu keunggulan kacang arab.
Untuk konsumsi sehari-hari, keduanya dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Pistachio tanpa tambahan garam dapat menjadi pilihan camilan, sedangkan kacang arab sebaiknya diolah dengan tidak terlalu banyak minyak atau garam.
Dengan demikian, beda pistachio dan kacang arab terutama terletak pada kepadatan kalori serta komposisi makronutriennya. Pistachio lebih unggul dalam protein, serat, vitamin B6, vitamin E, dan sejumlah mineral.
Sementara itu, kacang arab menawarkan kalori lebih rendah dan kandungan folat yang lebih tinggi. Jadi, daripada memilih salah satu secara mutlak, keduanya dapat dikonsumsi secara bergantian sesuai kebutuhan dan pola makan sehari-hari.
(gas/tis)


















































