Chiki Fawzi Bantah Fitnah usai Dicopot dari Petugas Haji 2026

3 hours ago 4

CNN Indonesia

Senin, 09 Feb 2026 09:30 WIB

Chiki Fawzi buka suara soal pencopotan dirinya sebagai petugas haji 2026 dan membantah tudingan miring yang ia sebut sebagai fitnah. Ilustrasi. Chiki Fawzi bantah semua tudingan yang mengarah padanya terkait pencopotan sebagai petugas haji 2026. (Tangkapan layar youtube TRANS TV Official)

Jakarta, CNN Indonesia --

Nama Chiki Fawzi tengah menjadi perbincangan publik setelah mengaku dicopot dari jajaran petugas haji 2026 melalui jalur influencer. Keputusan tersebut disebut membuat putri Ikang Fawzi itu kecewa, lantaran ia merasa telah mengikuti seluruh proses dan tahapan yang ditetapkan panitia sejak awal.

Dalam keterangannya, Chiki mengungkapkan ada alasan mendasar yang membuatnya sulit menerima keputusan tersebut. Ia menilai pencoretan namanya bukan semata soal teknis, melainkan diduga berkaitan dengan upaya melindungi pihak tertentu.

"Tapi yang bikin aku nggak terima adalah ketika mungkin ada beberapa orang yang berusaha untuk menyelamatkan beberapa nama entitas," ujar Chiki Fawzi saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, mengutip Detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya dicopot, Chiki juga mengaku menjadi korban fitnah dicopot petugas haji dengan berbagai tudingan yang menurutnya sama sekali tidak berdasar. Ia menyebut tuduhan tersebut menyasar aspek personal hingga profesional dirinya.

"Lalu benar-benar ngefitnah aku dengan berbagai hal. Aku nggak terima dituduh dengan syarat-syarat di pencopotan apa? Inkompetensi, hamil, apa dan sebagainya," katanya.

Chiki pun dengan tegas membantah seluruh tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak hamil dan merasa telah menjalankan seluruh kewajiban sebagai calon petugas haji sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengikuti pelatihan intensif.

"Aku nggak hamil, aku nggak inkompeten. Aku hadir. Aku ikutin semua kegiatan di barak, pelatihan dari jam 4 pagi sampai jam 9.30 malam. Itu non-stop lho," ungkapnya.

"Jam 4 pagi kita sudah salat Subuh, absen, lalu kita lari. Aku ikutin tiap hari sama teman-teman."

Di tengah polemik yang menyeret namanya, Chiki mengaku memilih untuk tetap bertahan dan memperjuangkan kebenaran atas situasi yang ia alami. Ia menyebut proses tersebut tidak mudah, terutama karena harus menghadapi tekanan sendirian.

"Jadi itu dia. Jadi aku sendiri banget loh ngelawan ini semua. Bukan ngelawan ya, lebih ke bertahan," tuturnya.

Meski demikian, Chiki menyebut dirinya mendapat banyak dukungan, terutama dari orang-orang yang mengenalnya secara langsung dan memahami kondisi sebenarnya. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi penguat di tengah isu yang berkembang liar di media sosial.

"Sebenarnya kalau orang-orang yang akun real dan aku lihat yang waras sih, support ya. Mereka ngelihat situasi aku tuh sulit, semacam seperti dijebak," katanya.

Ia menilai, respons di dunia nyata justru jauh lebih positif dibandingkan gambaran yang ramai di media sosial. Menurut Chiki, isu pencopotan dirinya kerap dibesar-besarkan dan digoreng di ruang digital.

"Kebanyakan masukan dan interaksi yang aku dapat di dunia nyata itu positif. Tapi memang di media sosial tuh digoreng banget. Orang yang waras tahulah ya," pungkas Chiki.

(tis/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |