Curhat PLN Dilema Bangun SPKLU Bagai 'Chicken and Egg'

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) (Persero) memutus dilema lama dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, dengan mengedepankan pembangun infrastruktur pengisian daya. Hal ini dilakukan sebelum ada lonjakan penjualan mobil listrik terjadi.

Upaya tersebut juga dilakukan untuk memastikan ekosistem EV tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan.

EVP Pengembangan Produk Niaga PT PLN Ririn Rachmawardini mengatakan kalau perusahaan ditunjuk pemerintah sebagai penyedia infrastruktur pengisian kendaraan listrik, sesuai dengan peraturan presiden. Penugasan tersebut menjadi dasar PLN membangun jaringan SPKLU, meski jumlah kendaraan listrik saat itu masih terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sesuai dengan Perpres ya, di mana PLN ini ditunjuk sebagai penyedia infrastruktur. Awalnya memang seperti chicken and egg, mana duluan, apakah mobilnya dulu atau infrastrukturnya dulu," ujar Ririn dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2).

Menurut Ririn, melalui arahan Kementerian ESDM dan koordinasi lintas kementerian, PLN akhirnya membangun backbone infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk menghilangkan keraguan pasar.

Ia menjelaskan pembangunan SPKLU telah dimulai sejak 2018 dan pertumbuhannya meningkat signifikan, itu seiring naiknya penjualan kendaraan listrik di Tanah Air.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan SPKLU 2018 yang masih berkisar 200-an, meningkat tajam menjadi 4.700 SPKLU di akhir 2025.

"Kalau kita lihat, ini diinisiasi dari 2018, dan kenaikannya ini sangat-sangat signifikan," ujarnya.

Ririn menuturkan, strategi awal PLN difokuskan untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan pengisian daya atau range anxiety, yang kerap menjadi hambatan utama adopsi EV.

"2023 itu kami fokus bagaimana menghilangkan ketakutan orang-orang untuk melakukan charging," kata Ririn.

Seiring berkembangnya pasar EV dan meningkatnya kebutuhan pengisian cepat, PLN juga menyesuaikan strategi dengan memperbanyak SPKLU berdaya DC di lokasi-lokasi strategis.

Ririn menegaskan, keputusan membangun infrastruktur lebih dulu terbukti ampuh mendorong minat masyarakat dan pelaku usaha untuk memiliki kendaraan listrik.

"Ketika infrastrukturnya sudah ada, ini memberi kepastian dan membuat ekosistem EV bisa tumbuh lebih cepat," tutupnya.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)

Read Entire Article
| | | |