Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia takluk 0-1 dari Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam.
Mengenakan seragam merah-merah, John Herdman menerapkan formasi 3-4-3. Calvin Verdonk jadi gelandang, sedangkan Nathan Tjoe-A-On direposisi menjadi bek sayap kiri.
Permainan langsung sengit begitu peluit sepak mula ditiup wasit Nazmi Nasaruddin asal Malaysia. Pressing ketat dipraktikkan kedua tim. Ini membuat pertarungan berkutat di lini tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ketujuh, Ramadhan Sananta terburu-buru melepas tembakan, begitu berhasil mencuri bola. Padahal, kalau tenang sedikit, Ole Romeny sudah bergerak masuk ke kotak penalti.
Selama 10 menit pertama, belum tercipta shoot on target. Indonesia lantas mendapat dua sepak pojok secara berturut-turut, sayangnya masih bisa diantisipasi pemain Bulgaria.
Setelah 15 menit, Bulgaria mulai bisa menguasai permainan. The Lions, julukan Bulgaria, pun bisa masuk ke kotak penalti Indonesia, menekan, dan mencoba menciptakan peluang.
Dalam sebuah skema serangan balik, menit ke-24, Romeny dijatuhkan Martin Georgiev. Pengguna nomor punggung 20 itu pun diganjar kartu kuning. Kartu pertama dalam laga ini.
Yang menarik, selama setengah babak pertama, pemain Indonesia menjaga jarak dengan sangat dekat. Aliran bola juga cepat. Ini cukup merepotkan pemain-pemain Bulgaria.
Saat melakukan sapuan di menit ke-32, Diks berhasil menghalau serangan lawan. Namun, sapuan itu membuat lawan terjatuh di kotak penalti. Pertandingan berlanjut.
Namun, tepat di menit 36, ketika bola keluar lapangan, wasit meninjau VAR. Dari hasil pantauan VAR, diputuskan penalti. Saat melakukan tekel, kaki Diks sempat mengenai kaki lawan.
Marin Petkov menjadi algojo penalti. Pengguna nomor 16 itu menembak ke sisi kanan, tetapi Emil Audero Mulyadi bergerak ke kiri. Pada menit ke-38 itu Bulgaria pun unggul 1-0.
Usai gol tersebut, permainan tidak lagi sama. Indonesia mencoba menyamakan kedudukan, tetapi mudah saja dipatahkan Bulgaria sebelum masuk zona pertahanan.
Hingga waktu injury time selama tiga menit selesai, tidak ada gol tercipta. Timnas Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1. Apa yang akan dilakukan Herdman pada babak kedua?
Herdman memasukkan Ivar Jenner pada awal babak kedua, menggantikan Sananta. Herdman juga merposisi Verdonk. Pemain yang biasa menjadi bek kiri itu dijadikan winger kanan.
Seperti babak pertama, pada lima menit awal Indonesia menekan. Dua umpan silang berhasil masuk, tetapi belum berbuah peluang. Pertahanan Bulgaria disiplin dan solid.
Romeny, sebagai ujung tombak, yang mengisi posisi Sananta, tak bisa bebas bergerak. Kemana saja pemain Oxford United ini bergerak, ada saja pemain yang mengawalnya.
Dari sebuah situasi sepak pojok, di menit ke-58, tangkapan Emil luput. Bola itu disambut pemain Bulgaria dengan tembakan, tetapi masih bisa diblok oleh Justin Hubner.
Herdman lantas memasukkan Eliano Reinjders untuk menggantikan Ragnar. Elkan Bagott juga kemudian dimasukkan menggantikan Nathan Tjoe-A-On. Efeknya, Hubner berpindah ke kiri.
Pada menit ke-63, dari sebuah sepak pojok yang dieksekusi Diks, Baggott bisa menyundul ke gawang, tetapi berhasil dibuang. Rupanya Baggott mendorong lawan saat menyundul.
Romeny hampir saja mencetak gol pada ke-72. Mendapat umpan panjang dari Baggott, Romeny mengontrol bola di udara lantas melepas bola melengkung. Sayang, bola membentur mistar.
Seiring bola keluar, Dony Tri Pamungkas masuk menggantikan Hubner. Masuknya Dony membuat 24.174 pasang mata yang hadir di GBK bergemuruh, memberi dukungan.
Sebauh umpan Dony membuahkan peluang. Sejurus itu, pada menit ke-80 Beckhm Putra Nugraha masuk menggantikan Joey Pelupessy. Belum semenit, Beckham mendapat peluang.
Namun, dalam sebuah serangan balik di menit ke-81, Bulgaria bisa menembus pertahanan Indonesia. Tembakan keras dilakukan pemain Bulgaria dan Emil berhasil melakukan penyelamatan.
Pada menit ke-87, Rizky Ridho yang berada di kotak penalti melepas tembakan keras. Bola ditepis Dimitar Mitov dan membentur mistar gawang. Sudah dua kali peluang Indonesia mengenai mistar.
Perjuangan Timnas Indonesia menyamakan kedudukan pun sirna setelah injury time selama empat menit habis tanpa ada gol tercipta. Dengan ini Bulgaria juara FIFA Series 2026 di Jakarta, Indonesia.
Susunan Pemain
Indonesia: Emil Audero (PG); Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk; Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, Ole Romeny
Bulgaria: Dimitar Mitov (PG); Dimitar Velkovski, Teodor Ivanov, Petko Hristov, Martin Georgiev; Andrian Kraev, Filip Krastev, Christian Stoyanov; Zdaravko Dimitrov, Marin Petkov, Martin Minchev
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google

















































