Ini 6 Ciri-Ciri Orang Berbohong di Chat, Jangan Cepat Percaya

3 hours ago 9

CNN Indonesia

Sabtu, 13 Jun 2026 22:30 WIB

Ada sejumlah ciri-ciri orang berbohong di chat. Ketahui tandanya, agar kamu bisa lebih waspada dan tidak cepat percaya. Ilustrasi. Ada sejumlah ciri-ciri orang berbohong di chat. Ketahui tandanya, agar kamu bisa lebih waspada dan tidak cepat percaya. (CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Saat sedang chat dengan teman, pasangan, atau orang yang baru dikenal, terkadang kita merasa ada sesuatu yang tidak beres. Kita terkadang curiga orang yang mengirim pesan tidak berkata jujur.

Jangan khawatir. Ada beberapa ciri-ciri orang berbohong di chat yang bisa kamu identifikasi. Mulai dari cara penyampaian pesan hingga penggunaan emoji, bisa kita lacak kejujurannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri orang berbohong di chat

Memang, tidak ada cara yang pasti untuk mengetahui kejujuran seseorang ketika sedang berkirim pesan. Namun setidaknya ada banyak tanda yang bisa kamu perhatikan. Ini dia ciri-cirinya:

1. Respons lama

Mengutip WikiHow, ada sebuah studi yang mengungkapkan orang yang sedang berbohong melalui chat butuh waktu 10 persen lebih lama untuk menanggapi pertanyaan.

Hal ini masuk akal, karena orang tersebut butuh waktu lama untuk memberi jawaban yang bisa dipercaya.

Namun perlu diingat, tak semua orang yang lama merespons akan selalu berbohong. Bisa jadi responsnya lama karena ingin memberikan jawaban terbaik atau memang sedang sibuk.

2. Mengalihkan topik pembicaraan

Ciri-ciri orang berbohong di chat lainnya, yakni ia cenderung mengalihkan topik pembicaraan. Karena ia tidak ingin mengatakan hal yang sebenarnya, ia tentu tak ingin berlama-lama membahas topik tersebut.

Akhirnya, ia mencoba mencari topik pembicaraan baru dengan mengajukan pertanyaan lain yang lebih rumit kepada lawan bicara.

3. Memberi jawaban kompleks

Sesederhana apa pun pertanyaanmu, orang yang berbohong kemungkinan akan memberikan jawaban yang kompleks.

Misalnya, kamu bertanya, "Kemarin kamu jadi pergi ke acara itu?" lalu orang tersebut akan menjawab dengan chat hingga tiga paragraf.

Ini bisa jadi tanda ia sedang berbohong. Soalnya, banyak yang berpikir bahwa makin detail isi chat, maka akan makin meyakinkan. Kebohongan akan makin terlihat jika tiba-tiba orang tersebut mengoreksi diri di tengah-tengah chat.

4. Kurang kata ganti orang pertama

Saat orang berkata jujur, ia akan merujuk pada diri sendiri dan mengetik dengan kata ganti orang pertama, seperti "saya", "aku", atau "punyaku."

Mengutip Science of People, orang yang berbohong cenderung akan mengetik pernyataan normatif. Contohnya, ketika ditanya tentang ketepatan waktu, ia akan menulis "Sekarang, datang ngaret tuh sudah jadi hal yang umum, sih."

Jika ia jujur dan mengakui kesalahannya, ia akan langsung menjawab, "Maaf, kemarin saya telat datang."

[Gambas:Video CNN]

5. Tak bisa memberikan penilaian abstrak

Seorang pembohong sering kali menciptakan cerita dari imajinasinya sendiri. Sebagian dari sumber daya kognitifnya dipakai untuk membuat cerita yang meyakinkan.

Ini menyebabkan seorang pembohong menggunakan kompleksitas kognitif yang lebih rendah, sehingga ia mudah mengakses deskripsi konkret ketimbang evaluasi atau penilaian abstrak.

Jadi, ketimbang menceritakan pengalaman dan suasana yang terjadi ketika ia melakukan suatu kegiatan, ia akan memberikan jawaban konkret dan singkat.

6. Menjawab dengan emoji

Satu lagi ciri-ciri orang berbohong lewat chat atau menghindar menjawab jujur, yakni cenderung merespons dengan emoji.

Contohnya, saat ditanya tentang tanggung jawabnya, "apakah laporan bulanannya sudah diselesaikan?" orang yang berbohong cenderung menjawab pakai emoji jempol dan tambahan emoji lainnya seperti emoji tertawa yang membuat jawabannya jadi tidak pasti.

Itu dia beberapa ciri-ciri orang berbohong lewat chat. Namun kamu perlu memperhatikan konteksnya pula. Dalam konteks tertentu, ciri-ciri di atas tak selalu menunjukkan seseorang berbohong.

Cara terbaik untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak, yakni dengan melakukan konfirmasi ulang dan mengajukan pertanyaan lebih detail.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |