Jarang Update Medsos? Ini 5 Kepribadian yang Sebenarnya Kamu Miliki

5 hours ago 6

CNN Indonesia

Kamis, 26 Feb 2026 01:00 WIB

Tak sedikit orang yang membatasi dirinya alias jarang update unggahan di media sosial. Ternyata ada kepribadian yang mencerminkan hal ini, lho. Ilustrasi. Tak sedikit orang yang membatasi dirinya alias jarang update unggahan di media sosial. Ternyata ada kepribadian yang mencerminkan hal ini, lho. (iStockphoto/jjlim80)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian orang memilih untuk jarang mengumbar kehidupannya di media sosial (medsos) karena alasan tertentu. Siapa sangka, ternyata kepribadian orang yang jarang update media sosial mencerminkan karakter diri.

Di era digital seperti sekarang, media sosial seakan telah menjadi bagian dari kehidupan orang-orang. Orang dengan mudah menulis atau membagikan sesuatu di akun media sosialnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, di sisi lain, tidak sedikit orang yang membatasi dirinya alias jarang update unggahan di media sosial. Hal ini diyakini berhubungan dengan kepribadian seseorang.

Lantas, seperti apa kepribadian orang yang jarang update unggahan di media sosial? Melansir laman Hope Trust dan sumber lainnya, berikut penjelasannya.

1. Tidak butuh pengakuan

Seseorang sering kali merasa senang ketika mendapatkan validasi dari orang lain lewat media sosial. Namun, orang yang jarang update di medsos umumnya tidak bergantung pada penilaian serta pengakuan orang lain.

Lebih jauh dari itu, mereka juga tidak terlampau cemas untuk memikirkan berbagai hal agar terlihat bahagia di medsos. Karakter seperti ini justru menimbulkan kebebasan dan perasaan tidak terkekang.


2. Memiliki percaya diri tinggi

Umumnya orang yang jarang update di medsos punya rasa kepercayaan diri tinggi. Dalam teori self-determination, disebutkan bahwa otonomi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang paling penting.

Maka, orang yang sudah yakin pada dirinya sendiri cenderung tidak mudah mendapatkan tekanan, dalam hal ini lewat media sosial. Alih-alih eksis, seseorang yang pede biasanya merasa nyaman tanpa sorotan publik.


3. Menghargai privasi

Salah satu kepribadian orang yang jarang update media sosial adalah menghargai privasi. Bagi orang dengan karakter seperti ini, privasi merupakan sesuatu yang mahal.

Oleh karenanya, sering kali ditetapkan batasan-batasan yang disertai kesadaran penuh terkait mana hal yang bersifat publik dan mana yang hanya perlu untuk diri sendiri.


4. Senang menjaga hubungan secara nyata

Pernahkah mendengar istilah "yang dekat menjauh, yang jauh mendekat?" Nah,kepribadian orang yang jarang update di media sosial biasanya senang menjaga hubungan secara nyata ketimbang di dunia maya.

Misalnya, orang dengan karakter yang jarang update medsos umumnya lebih menikmati setiap momen pertemuan daripada obrolan atau "pertemuan" secara virtual. Dengan begitu, detail-detail kecil akan semakin bermakna.


5. Tidak terpengaruh tren

Perkembangan tren di media sosial sangatlah cepat. Bagi orang yang jarang update medsos, mereka biasanya tidak terpengaruh dan tak perlu mengikuti tren tersebut.

Hal ini berdampak pada rasa ketenangan pikiran, terhindar dari Fear of Missing Out alias FOMO, dan hal-hal lain yang sifatnya sementara.

Justru dengan tidak mengikuti tren, akan muncul beragam nilai positif seperti produktivitas yang meningkat, hubungan sosial lebih nyata, dan kesehatan mental lebih baik.

(hdr/fef)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |