CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 23:32 WIB
Selebritas Jessica Mila akhirnya buka suara setelah rombongannya berlayar ke Pulau Padar dan Komodo saat rute pelayaran menuju pulau tersebut ditutup pada 7 sampai 10 Agustus 2026 karena cuaca buruk. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selebritas Jessica Mila akhirnya buka suara setelah rombongannya berlayar ke Pulau Padar dan Komodo saat rute pelayaran menuju pulau tersebut ditutup pada 7 sampai 10 Agustus 2026 karena cuaca buruk.
Istri advokat Yakup Hasibuan menjelaskan bahwa dirinya dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam berpergian, terutama ada anak-anak dalam rombongnnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke captain kapal karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan, dan keselamatan kami adalah tanggung jawab captain kapal," kata Mila dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @jscmila, Senin (10/8).
Mila mengklaim sejak awal tidak ada pemberitahuan dari captai kapalnya bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar. Ia mengaku tidak muncul kecurigaan sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal yang membawa turis lain bersandar di Pulau Padar.
"Seandainya kami tau bahwa ada larangan berlayar karena ada cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil risiko yang bisa membahayakan keluarga kami dengan tetap berangkat, dan pasti kami akan menunda keberangkatan kami," ujarnya.
Menantu Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan itu mengaku memahami perasaan para wisatawan dan agen perjalanan yang harus menunda pelayaran karena ada surat edaran larangan berlayar selama 7 sampai 10 Agustus karena cuaca buruk.
"Namun, adalah tidak benar dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya seakan-akan kami tetap mengabaikan, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat," katanya.
"Jadi mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholder, khususnya para captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian berbagai pihak," kata Mila menambahkan.
Sebelumnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo buka suara soal kapal yang membawa rombongan Jessica Mila ke Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo saat rute pelayaran menuju Pulau tersebut ditutup.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stefanus Risdiyanto mengatakan akan menindak tegas kapal pembawa rombongan tersebut.
"Larangan berlayar telah kami tetapkan demi keselamatan nyawa. Siapa pun yang melanggar, baik kapal wisata biasa maupun kapal yang membawa tokoh publik atau selebritas, Tidak ada kecuali. Pelanggaran ini serius dan kami akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, "kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stefanus Risdiyanto kepada CNNIndonesia.com pada Senin, (10/8).
KSOP sebelumnya telah menetapkan penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo sejak 7 Agustus 2026.
Berdasarkan Maklumat Pelayaran Nomor: 02/MP-VIII/2026 tertanggal 7 Agustus 2026, penutupan diberlakukan selama 7-10 Agustus 2026 merujuk pada prakiraan cuaca maritim BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang. Kecepatan angin diprakirakan mencapai 26 knot dari arah Tenggara, dengan tinggi gelombang hingga 2,6 meter.
"Pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo "Ditutup Sementara". Pelayaran Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal wisata hanya dapat diberikan dengan tujuan Rinca" demikian maklumat pelayaran KSOP kelas III Labuan Bajo.
(fra/fra)


















































