CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 20:00 WIB
Ilustrasi. Tak sedikit orang masih ragu untuk menyikat gigi karena khawatir dapat membatalkan puasa. (iStockphoto/shironosov)
Jakarta, CNN Indonesia --
Menjaga kebersihan gigi dan mulut tetap penting selama menjalankan ibadah puasa. Namun, tak sedikit orang yang masih ragu untuk menyikat gigi karena khawatir dapat membatalkan puasa.
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk sikat gigi saat puasa? Apa saja yang perlu diperhatikan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Khaleej Times, waktu ideal untuk menggosok gigi adalah sekitar 30 menit setelah makan. Artinya, kamu bisa menyikat gigi setelah sahur dan setelah berbuka puasa.
Selain itu, menyikat gigi sebelum tidur juga dianjurkan agar kondisi mulut tetap bersih sepanjang malam. Menjaga kebersihan gigi selama Ramadan tidak boleh diabaikan meski ada hadis yang menyebut bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah seperti kasturi.
Dari sisi kesehatan, kebersihan gigi tetap perlu dijaga untuk mencegah plak dan karang gigi.
American Dental Association (ADA) merekomendasikan menyikat dengan menggunakan pasta gigi berfluoride. Menyikat gigi membantu membersihkan sisa makanan dan plak, yaitu lapisan lengket berisi bakteri yang menempel pada gigi
Jika plak tidak dibersihkan, bakteri akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi dan memicu gigi berlubang. Plak yang dibiarkan juga dapat mengeras menjadi karang gigi yang justru lebih sulit dibersihkan
Apakah sikat gigi membatalkan puasa?
Dalam Islam, menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman. Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap hendak salat." (HR. Bukhari dan Muslim).
Mayoritas ulama memperbolehkan bersiwak maupun menyikat gigi saat puasa, baik sebelum maupun setelah waktu zawal (tergelincirnya matahari). Tidak ada dalil yang melarang praktik tersebut.
Yang perlu diperhatikan adalah tidak menelan air, pasta gigi, atau sisa makanan secara sengaja. Jika tertelan tanpa sengaja, maka puasanya tetap sah.
Tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama Ramadan
Selain menjaga frekuensi menyikat gigi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan mulut selama Ramadan.
Pertama, batasi konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka karena gula dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.
Gunakan juga pembersih lidah setiap hari karena sebagian besar bau mulut berasal dari penumpukan bakteri di permukaan lidah.
Dengan waktu yang tepat dan cara yang benar, menyikat gigi tidak membatalkan puasa, tapi justru membantu menjaga kesehatan mulut sepanjang Ramadan.
(anm/asr)


















































