Kedekatan Palestina-Spanyol, Pengakuan Negara hingga Piala Dunia

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelaran Piala Dunia ternyata tidak bisa dilepaskan dari urusan politik. Dukungan sebuah negara kepada timnas yang sedang berlaga selain urusan di lapangan, ada juga unsur kedekatan secara emosional atau politik.

Spanyol misalnya, mendapat dukungan kuat warga Palestina yang sedang dalam cengkeraman Zionis Israel. Spanyol masuk fase semifinal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spanyol bertemu raksasa Eropa lainnya, timnas Prancis, pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Rabu (15/7) pukul 02.00 dini hari WIB nanti.

La Roja mulai mendapat banyak dukungan dari warga Gaza sejak Lamine Yamal dan kawan-kawan berlaga pada fase grup. Pada laga melawan Arab Saudi, timnas Spanyol justru mendapat sorakan dukungan dari banyak warga Gaza, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Di sebuah kafe di Kota Gaza, para penggemar sepak bola berkumpul di sekitar layar kecil. Layar itu diletakkan di depam proyektor yang tidak terpakai, untuk menonton pertandingan penting Piala Dunia antara Spanyol dan Arab Saudi pada malam 21 Juni.

Para penonton kemudian bersorak gembira ketika Lamine Yamal yang berusia 18 tahun membuka skor untuk Spanyol pada menit ke-10. Yamal bahkan pernah mengibarkan bendera Palestina saat merayakan kemenangan klubnya.

Pengakuan negara


Bukan tanpa alasan bila dukungan Palestina untuk Spanyol selama Piala Dunia menguat. Tidak hanya didorong oleh kehebatan tim di lapangan.

Dukungan itu juga dipandu oleh sikap politik dan kemanusiaan Spanyol selama perang genosida Israel di Gaza, yang telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina.

Menurut sebuah studi Mei 2024 oleh Elcano Royal Institute, 78% penduduk Spanyol percaya bahwa negara-negara Eropa harus mengakui negara Palestina yang berdaulat, dan ini merupakan pandangan mayoritas di semua partai politik yang ada.

Namun, orang Spanyol tidak berpikiran sempit: mereka mampu membedakan antara konflik jangka panjang dan peristiwa di Gaza sejak Oktober 2023.

Sementara hampir setengahnya (48%) percaya bahwa Israel dan Palestina sama-sama bertanggung jawab atas berlanjutnya konflik, setengah lainnya menganggap Israel bertanggung jawab atas asal mula situasi saat ini, seperti dikutip media Prancis Le Monde.

Pengakuan kedaulatan

Dan yang paling fenomenal adalah pengakuan Spanyol terhadap keberadaan Palestina. Sikap ini bukan hanya didukung oleh pemerintah tapi juga seluruh partai politik di parlemen.

Pada Mei 2024 silam, Presiden Spanyol, Pedro Sánchez, menegaskan pengakuan negara Palestina hari ini, seperti yang diumumkannya pada 22 Mei di Majelis Rendah Parlemen.

"‎Pengakuan terhadap Negara Palestina bukan hanya masalah keadilan historis terhadap aspirasi sah rakyat Palestina. Ini juga merupakan kebutuhan mendesak jika kita semua ingin mencapai perdamaian," kata Pedro Sánchez.

"‎Negara Palestina pertama dan terutama haruslah dapat bertahan, dengan Tepi Barat dan Gaza dihubungkan oleh koridor dan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, serta bersatu di bawah pemerintahan sah Otoritas Nasional Palestina, " tegasnya.

Hubungan Lama

Ternyata, Spanyol dan Palestina punya hubungan historis panjang. Le Monde mencatat, sejumlah faktor memfasilitasi pendekatan ini: hubungan pribadi Raja Franco dengan para pemimpin militer Afrika dan Arab selama protektorat Franco-Spanyol di Maroko (1912-1956).

Termasuk pula nostalgia di beberapa kalangan Arab terhadap Al-Andalus, bagian-bagian Iberia yang berada di bawah kekuasaan Islam dari tahun 711 hingga 1492, dan ketidaksukaan kaum Francoist sendiri terhadap Inggris dan Prancis yang juga dirasakan di Afrika dan Timur Tengah.

Monarki-monarki Arab memasok sumber daya vital (minyak, makanan) dan mendukung permohonan Spanyol untuk bergabung dengan PBB, hingga akhirnya diterima pada tahun 1955.

Para monarki Arab juga juga bertindak sebagai perantara, membantu merehabilitasi Spanyol di mata AS dan mengakhiri isolasinya.

Pada September 1949, Raja Abdullah I dari Yordania menjadi kepala negara pertama yang mengunjungi Spanyol sejak perang saudara di negara itu. Hubungan lama itu tidak lekang hingga saat ini.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |