Jakarta, CNN Indonesia --
Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI) masa bakti 2026-2030 resmi dilantik di Pusdiklat Shorinji Kempo, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). Kepengurusan baru ini menargetkan peningkatan prestasi kempo Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Persaudaraan Nasional (Mupernas) XV yang digelar pada Februari 2026. Dalam forum tersebut, Laksamana Madya TNI (Purn) Agus Setiadji kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB PERKEMI untuk periode kedua.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan fokus utama kepengurusan saat ini adalah penguatan generasi muda dan pemerataan pembinaan di daerah. Komposisi pengurus disebut lebih inklusif dengan melibatkan sekitar 40 persen perwakilan daerah serta memberi ruang lebih besar bagi anak muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fokus kita saat ini adalah generasi muda. Banyak pengurus berasal dari kalangan muda, bahkan ada yang berusia 20-an. Ini bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi," ujar Agus.
Selain itu, modernisasi organisasi menjadi agenda penting melalui digitalisasi data kenshi, termasuk pencatatan prestasi yang terintegrasi dan mudah diakses.
Saat ini, PERKEMI mencatat lebih dari 214 ribu anggota (kenshi) yang tersebar di 34 provinsi, 337 cabang, dan 1.673 dojo. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2022 yang mencapai sekitar 188 ribu anggota.
Dengan basis anggota yang besar, PERKEMI optimistis mampu meningkatkan prestasi di tingkat global. Agus juga mengungkapkan pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan World Shorinji Kempo Organization (WSKO) dan federasi internasional agar kempo dapat dipertandingkan di ajang multi-event seperti SEA Games hingga Olimpiade.
Dukungan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyebut perkembangan kempo Indonesia sangat pesat dan berpotensi terus meningkat.
"Indonesia sudah berada di peringkat kedua dunia. Harapannya ke depan prestasi ini bisa terus ditingkatkan, baik di level nasional maupun internasional," ujar Marciano.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, ditandai dengan pengucapan janji prasetya, penyerahan bendera organisasi, serta penyematan pin kepada pengurus baru. Kegiatan juga diisi dengan demonstrasi teknik Shorinji Kempo yang menampilkan perpaduan kekuatan fisik, disiplin, dan nilai kebersamaan.
Shorinji Kempo sendiri merupakan seni bela diri asal Jepang yang tidak hanya menekankan teknik pertahanan diri, tetapi juga pembentukan karakter. Filosofinya menekankan keseimbangan antara kekuatan dan kasih sayang.
Dengan struktur kepengurusan baru, dukungan lintas sektor, serta jumlah anggota yang terus bertambah, PERKEMI menatap optimistis masa depan kempo Indonesia untuk "naik kelas" dan tampil kompetitif di panggung dunia.
(tim/ptr)
Add
as a preferred source on Google


















































