Jakarta, CNN Indonesia --
Laptop terbaru Apple, MacBook Neo, dilaporkan habis terjual untuk periode April 2026. Tingginya permintaan terhadap laptop seharga US$599 (sekitar Rp10,2 juta) ini membuat pasokan Apple kewalahan dan memaksa jadwal pengiriman mundur hingga bulan depan.
Konsumen yang membeli unit tersebut dalam waktu dekat ini tampaknya harus ekstra sabar. Pasalnya, pengiriman paling cepat bagi pemesan baru kini dijadwalkan pada medio Mei 2026. Fenomena ini tergolong langka untuk lini komputer Mac dan lebih menyerupai antusiasme peluncuran iPhone seri unggulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir 9to5Mac, MacBook Neo sudah diluncurkan lebih dari satu bulan yang lalu. Namun, hingga saat ini kecepatan produksi Apple tampaknya belum mampu mengimbangi laju pembelian konsumen yang terus meningkat.
MacBook Neo diperkenalkan pertama kali pada 4 Maret 2026 dan mulai tersedia di gerai ritel seminggu kemudian. Sejak hari pertama, stok perangkat ini langsung ludes di pasaran.
CEO Apple Tim Cook bahkan mengklaim bahwa MacBook Neo mencatatkan rekor baru dalam sejarah perusahaan.
"Mac mencatatkan minggu peluncuran terbaik sepanjang sejarah bagi para pelanggan baru," ujar Cook melansir 9to5Mac, Selasa (21/4).
Keberhasilan ini mempertegas posisi MacBook Neo sebagai laptop Apple paling terjangkau yang sukses menjadi 'hit' di pasar global.
Konsumen saat ini harus menunggu setidaknya hingga tanggal 1 Mei atau 8 Mei untuk mendapatkan unit jika melakukan pemesanan hari ini. Kelangkaan ini merata di seluruh varian warna-Silver, Blush, Citrus, dan Indigo-serta kedua opsi penyimpanan (256GB dan 512GB).
Meski stok di situs resmi Apple menipis, situasi di toko fisik (Apple Store) dilaporkan cukup dinamis. Beberapa konfigurasi tertentu terkadang masih tersedia dalam jumlah terbatas untuk diambil langsung di tempat (pickup).
Sementara itu, peritel pihak ketiga seperti Amazon menjanjikan ketersediaan stok mulai hari ini, 21 April 2026. Menariknya, Amazon menawarkan harga sedikit lebih miring yakni US$589,99 atau sekitar Rp10,1 juta, yang menjadi harga terendah dalam 30 hari terakhir.
Strategi Apple menghadirkan laptop dengan harga kompetitif di bawah US$600 ini terbukti efektif menarik basis pengguna baru yang sebelumnya merasa enggan masuk ke dalam ekosistem Mac karena faktor harga.
MacBook Neo, mendapat sorotan setelah dirilis beberapa waktu lalu. Laptop termurah Apple ini bahkan diprediksi bakal laku keras di tengah kenaikan Harga laptop pada awal tahun ini.
TrendForce, firma riset pasar, mengatakan bahwa MacBook Neo menandai ekspansi Apple ke segmen harga yang lebih murah. Laptop ini dibanderol dengan harga mulai US$599 atau sekitar Rp10 jutaan.
TrendForce memprediksi Apple dapat menjual sekitar empat hingga lima juta unit MacBook Neo tahun ini.
Bahkan, sebagian penggemar laptop Windows yang paling setia pun disebut mulai melihat daya tarik untuk beralih ke perangkat tersebut.
(dmi/dmi)
Add
as a preferred source on Google
















































