Mendagri Portugal Mundur dari Jabatan Gegara Gagal Atasi Banjir

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri Portugal, Maria Lucia Amaral, mengundurkan diri dari jabatannya setelah menuai kritik karena dianggap gagal mengatasi bencana banjir imbas badai mematikan.

"(Maria Lucia Amaral) merasakan bahwa dirinya tidak memiliki kondisi pribadi dan politik yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya," demikian bunyi pernyataan kepresidenan Portugal, seperti dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi Mendagri Portugal sementara akan dijabat oleh Perdana Menteri sayap-tengah kanan, Luis Montenegro.

Pemerintahan Portugal mendapat sorotan keras atas penanganannya terhadap dampak badai dan angin kencang yang berlangsung selama dua pekan.

Bencana itu menewaskan tujuh orang dan menimbulkan kerugian diperkirakan mencapai US$ 4,7 miliar (sekitar Rp78,8 triliun).

"Pengunduran diri menteri dalam negeri ini adalah bukti kegagalan pemerintah dalam menangani keadaan darurat ini," kata Jose Luis Carneiro, Sekretaris Jenderal Partai Sosialis oposisi.

Semenanjung Iberia belakangan mengalami cuaca ekstrem yang semakin panjang dan intens, termasuk hujan lebat dan gelombang panas.

Melansir situs Al Jazeera, Portugal masih berjuang menghadapi dampak Badai Kristin, yang membuat puluhan ribu warga kehilangan listrik, ketika Badai Leonardo menerjang awal pekan ini. Satu orang meninggal dunia selama Badai Leonardo di Portugal, dan sebanyak 1.100 orang dievakuasi di seluruh negeri.

[Gambas:Video CNN]

Institut Meteorologi Nasional Portugal (IPMA) menetapkan seluruh garis pantai dalam status siaga oranye akibat gelombang tinggi yang mencapai 13 meter. Delapan dari 18 distrik daratan utama, terutama di tengah dan selatan, juga kini berstatus siaga.

"Semua daerah aliran sungai berada di bawah tekanan berat," terutama Sungai Tagus di Lisbon dan Sungai Sado di selatan, kata juru bicara Otoritas Perlindungan Sipil Nasional kepada AFP.

(rnp/dna)

Read Entire Article
| | | |