Penjualan Motor Awal 2026 Naik Tipis, Tembus 1,1 Juta Unit

6 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Penjualan sepeda motor nasional pada dua bulan pertama 2026 mencapai sekitar 1,1 juta unit. Angka tersebut naik tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal ini menandakan pasar roda dua masih tumbuh, meski bergerak lambat pada penetrasi di awal tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), distribusi motor ke dealer atau wholesales selama Januari-Februari 2026 mencapai 1.165.117 unit.

Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya berjumlah 1.141.578 unit. Kendati egitu, kenaikan wholesales dibanding tahun lalu hanya sekitar 23 ribuan unit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila ditinjau secara bulanan, distribusi lima anggota AISI yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS selama Februari 2026 juga naik sedikit menjadi 587.354 unit, sedangkan Januari 577.763 unit.

Sementara itu ekspor roda dua dalam bentuk utuh (CBU) dari Indonesia hingga Februari mencapai 110.612 unit, lalu CKD 1.310.279 unit, sedangkan pengapalan part by part mencapai 26 jutaan komponen.

AISI tak memasang target signifikan untuk penjualan sepeda motor 2026. Proyeksi yang dipasang selama tahun ini sama dengan pencapaian 2025 serta target tahun sebelumnya yaitu berkisar 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menyatakan target ini berdasarkan peluang penetrasi pasar motor nasional di tengah banyak tantangan ekonomi yang harus dihadapi, salah satunya terkait opsen.

Sigit melanjutkan efek berganda kondisi geopolitik global juga berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik.

Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan memengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini.

"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," kata Sigit, Januari 2026 lalu melalui keterangan tertulis.

(ryh/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |