Pezeshkian Bingung Trump Mau Rampas Uranium: Apa Kejahatan Iran?

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bingung dengan ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mau merampas uranium negaranya.

Ia mengatakan Teheran ingin mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel secara bermartabat.

"Iran berupaya mengakhiri perang secara bermartabat," kata Pezeshkian pada Minggu (19/4) saat berkunjung ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Iran, dikutip Anadolu Agency.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu menegaskan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak bisa mencabut begitu saja hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium atau mengembangkan program nuklir mereka.

"Trump mengatakan Iran seharusnya tidak menggunakan hak nuklirnya, tetapi tak menjelaskan kejahatan apa yang sudah dilakukan Iran," ungkap Pezeshkian.

Dalam tuntutan gencatan senjata, AS meminta Iran mengakhiri seluruh program nuklir dan menyerahkan uranium yang diperkaya. Teheran menolak.

Iran, dalam tuntutan gencatan, juga meminta AS agar menghargai hak mereka memperkaya uranium.

Di kesempatan ini, Pezeshkian juga menyerukan warga Iran berdiri teguh "melawan musuh yang haus darah dan brutal."

Iran, lanjut dia, harus mengelola suasana saat ini sedemikian rupa agar tak menggambarkan diri sebagai penghasut perang.

"Karena kita sedang membela diri," ujar Pezeshkian.

Dia lalu mencontohkan tujuh anggota tim nasional sepak bola putri Iran yang sempat mencari suaka. Lima dari jumlah itu termasuk kapten akhirnya kembali ke negara asal. Sisa dua yang masih di luar Iran.

Menurut Pezeshkian tindakan itu menjadi pukulan telak bagi musuh.

"Kedua gadis terkasih yang disesatkan musuh selalu kami sambut kembali kapan pun mereka datang; tangan kami terbuka untuk mereka," ujar dia.

AS dan Israel meluncurkan serangan ke Iran sejak 28 Februari. Di hari yang sama, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) membalas dengan menggempur Negeri Zionis dan aset militer AS di negara-negara Teluk.

Mereka terus berperang hingga akhirnya mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 8 April. AS dan Iran juga sempat menggelar negosiasi untuk kelanjutan penerapan gencatan tetapi berakhir buntu.

Putaran kedua negosiasi dilaporkan akan digelar tapi hingga kini soal waktu dan lokasinya belum jelas.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |