PSSI Kutuk Keras Aksi Pemain Timnas Tendang Kungfu Lawan di EPA U-20

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi mengutuk keras tindakan pemain Timnas Indonesia U-20 yang menendang kungfu lawan.

Yunus juga menyebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyayangkan kejadian ini. Karena itu PSSI berharap insiden tersebut menjadi perhatian khusus Komite Disiplin (Komdis).

"PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian antara pertandingan Dewa United dan Bhayangkara di Elite Pro Academy," kata Yunus dalam rekaman suara di Jakarta, Senin (20/4). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan Ketua Umum sangat mengutuk keras atas kejadian ini, pemain yang melakukan hal itu. Dan PSSI segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya."

Insiden dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC U-20 versus Dewa United U-20 pada Minggu (19/4) sore ini melibatkan pemain Indonesia U-20, Fadly Alberto.

"PSSI sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Siapapun yang terlibat dalam kasus ini, PSSI dan Komite Disiplin akan mengambil tindakan. Dan kita juga melihat ada kelalaian perangkat pertandingan." 

"Ini juga akan menjadi atensi PSSI kepada Komite Wasit, saudara Ogawa, untuk melakukan evaluasi dan memberikan edukasi, sanksi kepada perangkat pertandingan bila ternyata terbukti lalai," ujarnya.

PSSI pun mengimbau seluruh pelaku sepak bola usia muda, baik pemain maupun pelatih, untuk bersikap sportif. Yunus berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

"Sekali lagi kami prihatin dengan kejadian hal ini. Masih ada peristiwa-peristiwa seperti ini yang terjadi di pemain," kata Yunus terkait lanjutan EPA U-20 musim 2026.

"Kami sangat tidak berharap dan kami mohon kepada pemain, apapun yang terjadi di lapangan, selalu bersikap jangan emosional, sabar, dan tentu ini akan merugikan pemain." 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |