PLN Ungkap Ekosistem EV RI Menuju Mandiri, 70% SPKLU Dikelola Swasta

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan sekitar 70 persen Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Tanah Air telah dikelola oleh pihak swasta. Itu sekaligus mencerminkan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia menuju arah kemandirian ekosistem. 

EVP Pengembangan Produk Niaga PLN Ririn Rachmawardini mengatakan dominasi swasta dalam pengelolaan SPKLU menjadi gambaran meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek kendaraan listrik nasional.

"Sekarang ini sekitar 70 persen charger kita itu sudah melalui skema kemitraan," ujar Ririn dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pada fase awal pengembangan di 2018, hampir seluruh SPKLU dibangun dan dioperasikan oleh PLN sebagai pemicu awal ekosistem kendaraan listrik.

Namun, seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik dan meningkatnya kebutuhan pengisian daya, minat swasta untuk masuk ke bisnis SPKLU terus meningkat secara signifikan.

"Awalnya sebagian besar masih PLN, karena memang infrastrukturnya harus kami bangun lebih dulu. Sekarang minatnya (swasta) ini bisa meningkat lebih dari 200 persen," ungkapnya.

Menurut Ririn, keterlibatan swasta yang semakin besar menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia mulai bergerak secara mandiri dan berkelanjutan.

"Sekarang di Jabodetabek sudah sebagian besar dioperasikan oleh para swasta. Jadi di kantor PLN itu sudah seluruhnya adalah punya swasta," katanya.

PLN, lanjut Ririn, akan terus berperan sebagai orkestrator ekosistem dengan memastikan pemerataan infrastruktur, termasuk membuka peluang kemitraan di wilayah di luar pusat ekonomi. Sebab, ternyata masih banyak pengguna kendaraan listrik yang mengeluhkan susah mencari lokasi pengisian baterai.

"Kami sudah memanfaatkan semua kantor-kantor PLN, tapi kami mungkin masih mencari lokasi-lokasi strategis gitu ya. Jadi, misalnya kalau misalnya kita lihat banyak sekarang sudah mulai menawarkan, bu saya punya lokasi gitu kan. Kemudian nanti bisa jadi mesin charger dari PLN gitu ya, kemudian kita berkolaborasi untuk menjadi penyedia charger di situ," tutupnya.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)

Read Entire Article
| | | |