Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu tantangan Como musim ini adalah jadwal pertandingan yang lebih padat dibanding musim sebelumnya karena mereka berlaga di Liga Champions. Namun Como bisa menunjukkan performa apik dengan start bagus di Serie A.
Como sukses mengalahkan Parma dengan skor 2-1 lewat gol Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno. Kemenangan atas Parma itu membuat Como sukses menorehkan tiga kemenangan beruntun di Liga Italia sejauh ini.
Tiga kemenangan beruntun itu, ditambah hasil imbang di pekan pertama membuat Como sukses meraup 10 poin sejauh ini. Como ada di posisi ketiga, hanya kalah dari AS Roma dan Inter Milan yang mencatat poin sempurna dari empat laga awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di musim ini, skuad arahan Cesc Fabregas mendapat tantangan baru. Mereka berlaga di Liga Champions yang otomatis membuat mereka bakal menjalani momen harus berlaga tiap 3-4 hari sekali.
Debut Como di Liga Champions pun terbilang impresif. Mereka bisa mengalahkan RB Leipzig dengan skor telak 4-1.
Artinya, dari lima laga yang dimainkan oleh Como musim ini, mereka mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang. Como juga terbilang subur karena bisa mencetak 13 gol dalam lima laga yang telah dimainkan.
Sebelum kalender kompetisi memasuki jeda laga internasional, Como masih punya istirahat panjang karena baru akan bermain lawan Frosinone pada Minggu (20/9). Setelah kompetisi kembali bergulir pada Oktober, barulah Como akan benar-benar merasakan musim padat khas tim yang berlaga di kompetisi Eropa.
Jadwal padat dengan jeda 3-4 hari itu akan mereka jalani hingga jeda internasional alias FIFA Matchday di bulan November. Mereka akan bertemu Roma (11/10), Feyenoord (14/10), Fiorentina (18/10), Manchester United (21/10), Sassuolo (24/10), Torino (28/10), Venezia (1/11), Lens (5/11), dan Inter Milan (9/11).
(ptr/jun)


















































