Ribuan Banser Bakal Geruduk Polres Tangerang Terkait Kasus Bahar Smith

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekitar 2.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dijadwalkan mendatangi Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu (7/2) siang.

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kasus dugaan penganiayaan terhadap kader Banser yang disebut melibatkan Bahar Bin Smith.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan aksi solidaritas itu akan diisi apel dan doa bersama di depan Mapolres Metro Tangerang Kota mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan menggelar apel dan doa bersama di depan Mapolres Metro Tangerang Kota," kata Midyani kepada awak media, melalui sambungan seluler, Jumat (6/2).

Midyani menyebut massa aksi tidak hanya berasal dari Kota Tangerang. Kader Banser dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Provinsi Banten, telah berdatangan sejak Kamis (5/2) kemarin.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, disebut akan hadir langsung memimpin massa.

Aksi tersebut, kata Midyani, merupakan instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor serta Korps Nasional (Kornas) Banser.

"Ini instruksi langsung dari pimpinan pusat. Kami berdiri di sisi Rida, kader Banser yang menjadi korban penganiayaan," ujarnya.

Midyani menegaskan, selama hampir 90 tahun berdiri, GP Ansor tidak pernah menggelar aksi unjuk rasa secara besar-besaran.

Namun, kasus penganiayaan terhadap kader Banser dinilai sudah melampaui batas toleransi.

Dalam aksi tersebut, GP Ansor mendesak kepolisian bertindak tegas dan mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat.

Mereka meminta aparat tidak ragu dalam menegakkan hukum.

(dod/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |