Siklon Tropis Narelle Diprediksi Masuk Kategori 3, Siap-siap Dampaknya

5 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Siklon Tropis Narelle masih terpantau aktif di selatan Indonesia dan berpotensi meningkat menjadi badai kategori tiga dalam beberapa waktu ke depan. Apa dampaknya untuk cuaca di Indonesia?

Siklon tropis kategori tiga adalah badai 'parah' dengan kecepatan angin maksimum mencapai 118-159 km/jam, mampu merusak bangunan, merobohkan pohon, dan menciptakan gelombang laut tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan siklon ini berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96P. Bibit ini mencapai intensitas siklon pada 17 Maret 2026 pukul 13.00 WIB.

Siklon tropis ini mulai memasuki wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada 21 Maret 2026 pukul 01.00 WIB.

Merujuk data terbaru BMKG per Rabu (25/3) pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Narelle saat ini berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.

"Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Narelle dalam 24 jam ke depan diprakirakan meningkat menjadi kategori tiga dan bergerak ke arah barat daya," demikian informasi dari BMKG dalam unggahan di Instagram, Rabu (25/3).

Keberadaan sistem tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan Indonesia, terutama berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan potensi peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan.

Dampak tidak langsung hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, gelombang laut tinggi berpotensi terjadi di Laut Arafura bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Jawa Timur hingga NTT, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, dan Samudra Hindia selatan NTT.

[Gambas:Instagram]

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |