CNN Indonesia
Jumat, 06 Feb 2026 19:00 WIB
Ilustrasi. Studi menemukan, wanita dengan golongan darah tertentu lebih berisiko terkena diabetes. (iStockphoto/Michail_Petrov-96)
Jakarta, CNN Indonesia --
Gaya hidup tak jadi satu-satunya faktor risiko diabetes tipe-2. Studi menemukan potensi golongan darah tertentu yang memiliki risiko diabetes lebih tinggi.
Diabetes sendiri merupakan salah satu sindrom metabolik yang disebabkan oleh tinggi kadar gula darah dalam tubuh. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi sebelumnya menemukan golongan darah tertentu yang lebih berisiko stroke. Para peneliti studi ini percaya bahwa hal yang sama juga bisa berlaku pada diabetes tipe 2.
Peneliti dari Pusat Penelitian Epidemiologi Gustave Roussy Institute Prancis Guy Fagherazzi menganalisis data dari 82 ribu wanita sepanjang tahun 1990-2008.
Melansir Medical News Today, berdasarkan analisis kuesioner, peneliti menemukan sebanyak 3.553 di antaranya didiagnosis diabetes tipe-2.
Hasil analisis yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia menemukan, wanita dengan golongan darah A 10 persen lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 dibandingkan golongan darah O. Sedangkan wanita dengan golongan darah B memiliki risiko lebih tinggi sebesar 21 persen.
Sementara itu, wanita dengan golongan darah AB ditemukan memiliki risiko diabetes 17 persen lebih tinggi dibandingkan golongan darah O.
Tak berhenti di situ, tim juga menilai risiko diabetes berdasarkan faktor Rhesus dalam darah. Namun, mereka menemukan, tidak ada perbedaan risiko diabetes untuk mereka yang memiliki R+ dan R-.
Setelah keduanya dikombinasikan, peneliti menemukan bahwa wanita dengan golongan darah B positif (B+) 35 persen lebih mungkin terkena diabetes daripada golongan darah O. Sementara wanita dengan golongan darah AB+ memiliki risiko 26 persen lebih tinggi, golongan darah A- memiliki risiko 22 persen lebih tinggi, dan golongan darah A+ memiliki risiko 17 persen lebih tinggi.
"Temuan kami mendukung adanya hubungan yang kuat antara golongan darah dan risiko diabetes, di mana peserta dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2," ujar Fagherazzi.
Kendati demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara golongan darah dan diabetes.
(asr)
















































