Tegang! Operasi Bedah di RS Berguncang Dahsyat saat Gempa Jepang

4 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah rekaman CCTV di rumah sakit Jepang viral karena menangkap momen menegangkan ketika gempa bumi mengguncang ruangan operasi di sebuah rumah sakit di Prefektur Kumamoto pekan lalu.

Media Jepang NHK pada Kamis (6/8) merilis video CCTV Rumah Sakit Umum Kumamoto, salah satu rumah sakit utama di Kota Yatsushiro, Prefektur Kumamoto, yang menangkap momen gempa bumi melanda ruang operasi ketika tim dokter sedang melakukan prosedur bedah perut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video, terlihat para dokter yang mulanya sedang serius melakukan pembedahan terhadap seorang pasien. Tak lama kemudian, guncangan dahsyat terjadi hingga alat-alat medis bergoyang dan berjatuhan, mendekati pasien yang terbaring tak berdaya di tempat tidur.

Para dokter terlihat panik namun tetap berusaha melindungi pasien dari peralatan yang nyaris menubruknya. Salah satu perawat juga terlihat jatuh saat mencoba membuka pintu untuk mengamankan jalur evakuasi.

Meski terjadi gempa bumi, rumah sakit menyatakan prosedur operasi berhasil diselesaikan. Menurut rumah sakit, ada empat operasi yang dilakukan saat gempa berlangsung. Keempatnya selesai dengan aman.

Rumah Sakit Umum Kumamoto sempat menangguhkan layanan rawat jalan menyusul gempa bumi karena sejumlah peralatan medis tidak bisa dipakai buntut gangguan pada pasokan air.

Setelah memastikan air sumur yang disediakan untuk keadaan darurat berkualitas baik, operasional rumah sakit kembali berlanjut seperti sedia kala pada Rabu (5/8).

Direktur Rumah Sakit Umum Kumamoto, Dr. Shinya Shimada, mengatakan beberapa lift masih tidak beroperasi dan pihaknya belum bisa menyediakan makanan yang cukup bagi pasien setelah bencana tersebut.

"Namun, kami percaya bahwa dimulainya kembali layanan medis akan membawa ketenangan pikiran bagi masyarakat setempat. Kami ingin memenuhi misi rumah sakit," ucapnya.

Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada 28 Juli lalu. Lebih dari 30 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam peristiwa tersebut.

Sebagian besar korban terluka maupun tewas karena tertimpa reruntuhan bangunan. Kebakaran juga terjadi dan listrik padam di sejumlah daerah.

Pasca gempa, Jepang masih mencatat sejumlah gempa susulan dengan skala mulai dari 3 hingga 4.

Jepang adalah salah satu negara paling rawan gempa di dunia, dengan gempa terjadi setidaknya setiap lima menit.

Negara yang terletak di sepanjang Cincin Api tersebut menyumbang sekitar 18 persen dari gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih.

Jepang masih dihantui peristiwa gempa bawah laut dahsyat berkekuatan 9,0 pada 2011 yang memicu tsunami dan menewaskan atau menyebabkan sekitar 18.500 orang hilang. Bencana alam tersebut turut menghancurkan pembangkit nuklir Fukushima.

[Gambas:Twitter]

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |