Tema Met Gala 2026, Saat Busana Jadi Karya Seni

5 hours ago 4

CNN Indonesia

Selasa, 05 Mei 2026 14:00 WIB

Tema Costume Art di Met Gala 2026 dorong selebritas tampil lebih berani dan artistik di red carpet. Ilustrasi. Fashion is art jadi tema Met Gala 2026. (AFP/ANGELA WEISS)

Jakarta, CNN Indonesia --

Setiap tahun, Senin pertama di bulan Mei selalu menjadi momen yang ditunggu dalam kalender mode dunia. Bertempat di Metropolitan Museum of Art, ajang Met Gala bukan hanya penggalangan dana bergengsi, tetapi juga panggung spektakuler tempat selebritas memamerkan interpretasi busana paling berani dan mencuri perhatian.

Pada 2026, ekspektasi kembali meningkat. Tema besar yang diusung tahun ini yakni Costume Art dipasangkan dengan dress code 'Fashion is Art' sebuah konsep terbuka yang memberi kebebasan luas bagi para tamu untuk mengekspresikan diri melalui busana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama-nama langganan sorotan seperti Rihanna dan Kim Kardashian diprediksi kembali mencuri perhatian lewat penampilan ikonis mereka. Sementara itu, deretan co-chair tahun ini juga tak kalah prestisius, mulai dari Beyoncé, Nicole Kidman, Venus Williams, hingga Anna Wintour.

Melansir People, tema 'Costume Art' terinspirasi dari pameran terbaru Costume Institute dengan judul serupa. Pameran ini menandai pembukaan galeri permanen pertama seluas hampir 12.000 kaki persegi, yang akan menjadi ruang khusus bagi eksplorasi mode sebagai bagian dari seni.

Dikurasi oleh Andrew Bolton, pameran ini mengangkat konsep 'tubuh berpakaian' sebagai pusat perhatian. Busana tidak hanya dilihat sebagai pelengkap, melainkan sebagai medium yang menyimpan nilai budaya, ide, hingga identitas.

Lewat pendekatan lintas disiplin, karya-karya mode akan dipadukan dengan lukisan, patung, dan objek seni lain dari rentang waktu hingga 5.000 tahun.

Bolton juga membagi eksplorasi ini ke dalam tiga kategori tubuh: tubuh yang umum direpresentasikan dalam seni, tubuh yang kerap terabaikan seperti lansia dan ibu hamil, serta tubuh universal seperti anatomi manusia.

Pameran 'Costume Art' dijadwalkan berlangsung mulai 10 Mei 2026 hingga 10 Januari 2027, setelah malam puncak Met Gala.

Dress Code: 'Fashion is Art'

Jika tema memberi arah, dress code menjadi ruang eksplorasi. Tahun ini, 'Fashion is Art' secara sengaja dibuat tanpa batasan kaku. Para tamu didorong menjadikan tubuh sebagai kanvas dan busana sebagai karya seni.

Interpretasi yang muncul diperkirakan sangat beragam, mulai dari siluet struktural yang mengubah bentuk tubuh, referensi dari sejarah seni lukis, hingga busana dramatis yang menyerupai instalasi galeri.

Pendekatan ini juga menegaskan bahwa mode tidak sekadar mengikuti tren, melainkan menjadi medium ekspresi artistik yang hidup dan terus berkembang.

Melansir Hauterrfly, meski Met Gala telah digelar sejak 1948, konsep tema baru diperkenalkan pada 1973 oleh Diana Vreeland lewat tema 'The World of Balenciaga.' Sejak saat itu, gala ini berkembang menjadi pertemuan antara mode dan seni.

Peran Anna Wintour sejak 1995 semakin memperkuat identitas tersebut. Di bawah kepemimpinannya, tema Met Gala selalu selaras dengan pameran tahunan Costume Institute, sekaligus menjadi inspirasi utama bagi busana para tamu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Met Gala konsisten menghadirkan tema yang kuat dan reflektif. Tahun 2025 mengangkat 'Superfine: Tailoring Black Style' sementara 2024 hadir dengan 'Sleeping Beauties: Reawakening Fashion'.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |