Tito Sambangi Rumah Duka Meri Hoegeng: Sosok Panutan

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyambangi rumah duka Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri di perumahan Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/2).

Tito datang bersama Wakil Menteri dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus sekitar pukul 19.00 WIB usai tiba dari Aceh Tamiang. Tito dan Wiyagus merupakan sesama jenderal purnawirawan Polri.

Tito merupakan mantan Kapolri yang menjabat pada 2016-2019. Sedangkan Wiyagus terakhir menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri sebelum pensiun pada 8 Oktober 2025 dan diangkat menjadi Wamendagri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya, atas nama pribadi, keluarga, juga atas nama institusi Kementerian Dalam Negeri," ujar Tito di rumah duka.

Dia menyebut Hoegeng sebagai sosok panutan dan selalu menginspirasi generasi muda. Begitu pula dengan istrinya, Meri Hoegeng atau Eyang Meri yang juga menginspirasi para ibu Bhayangkari.

"Dan juga Ibu almarhumah Ibu Meriyati Hoegeng, juga adalah sosok panutan bukan hanya bapak-bapaknya, tapi juga ibu-ibunya, ibu-ibu Bhayangkari," kata Tito.

Eyang Meri berpulang Selasa (3/2) hari ini di RS Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Dia meninggal di usia 100 tahun usai menjalani perawatan intensif.

Eyang Meri lahir pada 23 Juni 1925 dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.

Meriyati dan Hoegeng menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta dan dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti, dan Aditya Soegeng Roeslani.

(thr/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |