Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono mengajak para pengguna jalan untuk mengikuti arahan pemerintah terkait arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, yang diperkirakan akan terjadi pada 24, 28 dan 29 Maret 2026.
Rivan mendorong agar waktu kepulangan dimanfaatkan dengan merencanakan perjalanan yang lebih baik. Terlebih, Jasa Marga menyediakan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk 26-27 Maret 2026 di 9 ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus.
Hal ini disampaikan Rivan dalam peninjauan arus lalu lintas pada H+1 Lebaran 2026 bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Minggu (22/03).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah," kata Rivan.
Menurutnya, pemberian diskon itu bertujuan mengendalikan distribusi volume lalu lintas arus balik, sehingga masyarakat mendapatkan perjalanan yang lebih nyaman.
Dalam memastikan kesiapan pelayanan arus balik di jalan tol Jasa Marga Group, Jasa Marga telah memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama antara lain melalui optimalisasi operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam.
Optimalisasi teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pun terus dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time, serta memastikan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, dengan didukung oleh penyebaran informasi melalui Aplikasi Travoy, Call Center 133 dan Radio Travoy FM bagi pengguna jalan.
Langkah Jasa Marga ini sejalan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi yang memperkirakan akan ada lebih dari 285 ribu kendaraan pada arus mudik kali ini, lebih besar dari puncak arus mudik pada 2025 sebanyak 270.315 kendaraan.
"Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere yang diimbau pemerintah," ujar Dudy.
Ia mengingatkan, dengan menghindari puncak arus balik, distribusi lalu lintas akan lebih merata, sehingga pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dengan menghindari kepadatan pada arus balik.
Di kesempatan terpisah, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan akan terjadi tiga gelombang arus puncak mudik. Pertama pada 24 Maret, serta puncak arus mudik kedua dan ketiga pada 28 dan 29 Maret.
"Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik lebaran 2026. Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman dan berkeselamatan," kata Agus.
Selain itu, para pengemudi dengan kendaraan sumbu tiga atau lebih diimbau agar mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum terkait pembatasan operasional kendaraan barang, termasuk tidak melintas pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu pada periode 13-29 Maret 2026.
Pada perjalanan mudik, ebelum memasuki jalan tol masyarakat diminta untuk memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima. Jangan ragu untuk beristirahat di rest area, pastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, serta patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google


















































