CNN Indonesia
Minggu, 08 Feb 2026 19:10 WIB
Ilustrasi. Kecerdasan emosional sangat memengaruhi cara berpikir hingga bersosialisasi. Ketahui faktor apa saja yang memengaruhi kecerdasan emosional. (iStockphoto/gahsoon)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ingin memiliki kecerdasan emosional yang tinggi? Fokus saja dalam meningkatkan faktor yang memengaruhi kecerdasan emosional seseorang ini.
Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi, baik emosi diri sendiri maupun orang lain. Kemampuan ini sangat berpengaruh dalam cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, berkomunikasi, serta membangun hubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja, kecerdasan emosional membantu seseorang bersikap lebih tenang, empatik, dan bijak saat menghadapi berbagai situasi.
Jika kamu ingin meningkatkan kecerdasan emosional, berikut hal-hal yang bisa ditingkatkan.
Hal yang memengaruhi kecerdasan emosional
Melansir dari laman Transforming and Understood, berikut beragam faktor yang memengaruhi kecerdasan emosional seseorang.
1. Kesadaran diri terhadap emosi
Kesadaran diri adalah kemampuan untuk memahami apa yang sedang kita rasakan dan mengapa perasaan itu muncul. Dengan kesadaran diri, seseorang mampu mengenali emosi seperti marah, sedih, kecewa, atau cemas sebelum emosi tersebut memengaruhi tindakan.
Kesadaran ini membantu kita memahami reaksi diri sendiri sehingga tidak mudah terbawa emosi saat menghadapi tekanan, kritik, atau konflik.
2. Mengelola dan mengendalikan emosi
Setelah menyadari emosi yang muncul, langkah berikutnya adalah mengelolanya. Mengelola emosi berarti mampu menahan reaksi impulsif dan memilih respons yang lebih tepat.
Dalam situasi sulit, kemampuan ini membantu seseorang berpikir jernih, mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan, serta mengambil keputusan yang lebih rasional dan konstruktif.
3. Motivasi diri dan ketahanan emosional
Motivasi diri adalah kemampuan untuk tetap bergerak menuju tujuan meskipun sedang diliputi emosi yang tidak nyaman. Rasa takut, ragu, atau tidak percaya diri sering muncul saat menghadapi tantangan.
Dengan motivasi diri yang baik, seseorang mampu tetap berkomitmen, bertanggung jawab, dan fokus pada tujuan jangka panjang tanpa dikendalikan oleh perasaan sesaat.
4. Empati dan memahami emosi orang lain
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Ini mencakup kepekaan terhadap perasaan, sudut pandang, dan kondisi orang lain.
Dalam hubungan sosial maupun kerja, empati membantu membangun kepercayaan, rasa hormat, dan komunikasi yang lebih sehat. Seseorang yang empatik cenderung lebih mampu bekerja sama dan menghindari konflik yang tidak perlu.
5. Kemampuan mendengarkan secara aktif
Mendengarkan secara aktif berarti tidak hanya mendengar kata-kata, tetapi juga memahami maksud, emosi, dan kebutuhan di baliknya.
Dengan mendengarkan secara penuh perhatian, kita bisa memahami apa yang sebenarnya dirasakan dan diharapkan oleh orang lain.
Kemampuan ini sangat penting untuk membangun hubungan yang kuat, menyelesaikan masalah, serta menciptakan rasa dihargai dalam interaksi sehari-hari.
6. Mengelola konflik dan memberikan umpan balik secara sehat
Konflik adalah hal yang tidak terhindarkan, baik dalam hubungan pribadi maupun profesional. Kecerdasan emosional membantu seseorang memahami emosi yang mendasari konflik dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak.
Selain itu, kecerdasan emosional juga berperan dalam cara seseorang memberikan umpan balik. Dengan pendekatan yang empatik dan konstruktif, umpan balik dapat mendorong pertumbuhan dan perbaikan tanpa melukai perasaan.
7. Membangun dan menjaga hubungan yang positif
Kecerdasan emosional memungkinkan seseorang membangun hubungan yang lebih kuat dan bermakna. Dengan memahami emosi, menetapkan batasan yang sehat, serta berkomunikasi secara terbuka, hubungan dapat terjaga dengan lebih seimbang.
Dalam lingkungan kerja, hubungan yang positif menciptakan suasana yang aman, saling mendukung, dan produktif.
8. Menggunakan masukan untuk memahami perspektif lain
Membuka diri terhadap masukan dari orang lain juga merupakan bagian dari kecerdasan emosional. Masukan membantu kita melihat sudut pandang yang mungkin terlewat dan meningkatkan pemahaman terhadap dinamika sosial di sekitar kita.
Demikian beragam faktor yang memengaruhi kecerdasan emosional. Semoga bermanfaat.
(sac/fef)

















































